Virus Corona
Staf Federasi Judo Jepang Terinfeksi Covid-19
Seorang staf Federasi Judo Jepang yang juga mantan pejudo, terinfeksi positif virus Covid-19. Sementara 10 orang lain terkena demam.
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Seorang staf Federasi Judo Jepang yang juga mantan pejudo, terinfeksi positif virus Covid-19. Sementara 10 orang lain terkena demam yang mengarah ke infeksi Corona.
"Dipastikan bahwa satu karyawan yang bekerja untuk sekretariat Federasi All Japan Judo terinfeksi dengan coronavirus baru. Anggota staf ini sedang merumahkan dirinya saat ini," ungkap sumber Tribunnews.com, Minggu (5/4/2020).
Menurut Federasi Judo Jepang atau All Japan Judo Federation, seorang anggota staf sekretariat yang mengeluhkan gejala demam, telah dinyatakan positif terkena virus corona baru pada malam 4 April kemarin.
Selain itu, ada pula sekitar 10 anggota staf dengan gejala demam, semuanya menunggu di rumah saat ini.
Zenjuren (Federasi Judo Jepang) menutup sekretariat dari Maret lalu hingga bulan ini pada tanggal 10 April dan meminta karyawannya bekerja dari rumah.
Dari tanggal 6 April besok, di bawah bimbingan pusat kesehatan masyarakat Jepang, langkah-langkah seperti identifikasi kontak dekat dan desinfeksi kantor akan dilakukan.
Baca: Pangeran Harry dan Meghan Tutup Kolom Komentar di Instagram, Tak Akan Gunakan Akun Sussex Royal Lagi
Baca: Kisah Kajari Bantul Sembuh dari Covid-19 Setelah Dirawat 20 Hari: Saya Tak Tau di Mana Saya Terpapar
Pusat kesehatan Jepang akan mengusut rute penyebaran infeksi pada orang tersebut agar tidak tersebar lebih luas lagi.
Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/plang-nama-markas-federasi-judo-jepang-di-tokyo.jpg)