Virus Corona

Bandara Narita Jepang Segera Menutup Salah Satu Landasan Pacu

Pesawat yang berangkat dan tiba di Bandara Narita tidak sedikit yang ditangguhkan dan dikurangi jumlah penerbangannya.

Foto Kazuki Kuwayama
Foto-foto kardus di Bandara Narita sebagai tempat karantina sementara dari para penumpang pesawat yang tiba dari luar negeri. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Bandara Narita Jepang telah memutuskan untuk segera menutup salah satu dari dua landasan pacu menyusul adanya penangguhan operasi dan pengurangan penerbangan karena penyebaran virus corona yang mempengaruhi operasi.

"Hal ini adalah pertama kalinya landasan pacu ditutup karena penyebaran virus," ungkap sumber Tribunnews.com, Jumat (10/4/2020).

Ketika penyebaran virus corona berlanjut, pesawat yang berangkat dan tiba di Bandara Narita tidak sedikit yang ditangguhkan dan dikurangi jumlah penerbangannya.

Foto-foto kardus di Bandara Narita sebagai tempat karantina sementara dari para penumpang pesawat yang tiba dari luar negeri.
Foto-foto kardus di Bandara Narita sebagai tempat karantina sementara dari para penumpang pesawat yang tiba dari luar negeri. (Foto Kazuki Kuwayama)

Dan jumlah penerbangan penumpang yang datang dan berangkat dengan penerbangan internasional selama satu minggu hingga 4 April 2020 hanya sekitar 16 persen dari waktu yang sama tahun lalu (2019).

Menurut para pemangku kepentingan, perusahaan bandara telah menentukan bahwa operasi telah terpengaruh, dan telah memutuskan untuk menutup salah satu dari dua landasan pacu di bandara dan berkoordinasi dengan pemerintah.

Selain itu, Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang telah memutuskan untuk melanjutkan dengan studi tentang kontrol lalu lintas udara dalam menanggapi permintaan dari perusahaan bandara.

Baca: Virus Corona Tahan Cuaca Panas, 150 Bangsawan Arab Saudi Positif Covid-19, Raja Salman Mengungsi

Baca: Umat Katolik Diimbau Ikuti Misa Paskah Via Online

Bandara Narita menyatakan bahwa mereka akan terus mengoperasikan landasan pacu dan bangunan terminal bahkan setelah deklarasi darurat dikeluarkan, tetapi juga perlu untuk menanggapi penurunan mendadak jumlah pengguna.

Jika landasan pacu Bandara Narita ditutup karena penyebaran virus, hal itu akan menjadi yang pertama sejak pelabuhan dibuka pada tahun 1978.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved