Virus Corona
Presiden AS Donald Trump Tak Sabar Buka Kembali Sekolah
Trump menyarankan sekolah-sekolah dapat dibuka lebih cepat karena banyak gubernur negara bagian telah meliburkan sekolah selama sisa tahun akademik.
Tak Khawatir
Koordinator Gugus Tugas Virus Corona Gedung Putih, dr Deborah Birx, mengatakan ketika negara-negara bagian mampu memenuhi ketiga tahapan itu, para pekerja di wilayahnya dapat kembali bekerja secara bertahap.
Baca: Ingat Trio Kwek Kwek? Leony, Dea & Alfandy Reuni Nyanyi Bareng Setelah Lama Menghilang! Ini Videonya
Tahapan ketiga akan menjadi kehidupan normal yang baru, katanya, namun tetap disarankan agar orang-orang rentan untuk tetap menghindari kerumunan.
Donald Trump juga memberi dukungan kepada kelompok masyarakat di sejumlah negara bagian yang berdemonstrasi menuntut dibukanya kembali kehidupan setelah ada karantina terbatas.
Dalam akun Twitter-nya Trump menyerukan, “Kebebasan,” bagi Negara Bagian Virginia, Minnesota, dan Michigan.
Dia mengatakan para gubernur yang menerapkan kebijakan tetap tinggal di rumah terkait Covid-19, terlalu kaku.
Di Virginia, ia berkata, "Apa yang telah mereka (para gubernur) lakukan terlalu kuat. Anda tahu, Anda bisa mendapatkan hasil yang sama dengan memberi kelonggaran."
Ditanya apakah sejumlah negara bagian harus membatalkan karantina terbatas, Trump berkata, "Tidak, tapi saya pikir elemen (tindakan) yang telah mereka lakukan terlalu banyak. Terlalu banyak."
Terkait aksi unjuk rasa di sejumlah negara bagian, Trump tidak khawatir aksi itu justru akan memicu penyebaran Covid-19.
"Tidak, orang-orang itu mengekspresikan pandangan mereka. Saya melihat bagaimana mereka sangat bertanggung jawab. Namun mereka diperlakukan agak kasar," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/presiden-as-donald-trump-tes-kedua.jpg)