Virus Corona

Kaisar Jepang Naruhito Sedih Banyak Korban Meninggal akibat Covid-19

Kaisar Jepang juga berharap semua warga bersatu dengan kuat agar bisa ke luar bersama segera dari masalah yang dihadapi saat ini.

Foto Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang
Kaisar Jepang ke-126, Naruhito (kiri) dan Permaisuri baru Masako Owada (kanan). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Jumat (1/5/2020) hari ini tepat satu tahun Kaisar Jepang Naruhito menjadi kaisar yang ke-126.

Setahun menjadi kaisar, Naruhito merasa sedih melihat semakin banyak korban akibat wabah virus corona atau Covid-19.

"Kaisar dan Permaisuri selalu melihat situasi melalui televisi dan surat kabar, dan mereka merasa sedih dengan meningkatnya jumlah korban dan orang yang terinfeksi Covid-19," ungkap Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang, Jumat (1/5/2020).

Kaisar Jepang juga memperhatikan upaya keras staf medis dan mereka yang menangani penyakit menular, kekhawatiran tentang mereka yang bekerja untuk mempertahankan kehidupan sosialnya.

Kaisar Jepang juga berharap semua warga bersatu dengan kuat agar bisa ke luar bersama segera dari masalah yang dihadapi saat ini.

"Saat ini sudah Zaman Reiwa menggantikan Heisei. Dalam satu tahun terakhir ini banyak hal terjadi mengejutkan kita semuanya. Semoga saja kita bisa ke luar dari berbagai masalah ini sesuai keinginan Kaisar Jepang," kata Profesor Emeritus Universitas Tokyo, Takashi Mikuriya (69) yang terlibat dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan dan Penasihat Pemerintah Jepang.

Baca: Psikolog Minta Kehebohan Reemar Martin dengan Warganet Indonesia Jangan Dianggap Remeh

Mikuriya juga berharap masyarakat dapat berkomuniaksi dengan kaisar dalam berbagai hal di kehidupan sehari-hari sehingga kaisar pun bisa mengetahui keadaan saat ini.

"Mendekati Kaisar memang sulit di samping antisipasi penyebaran Corona juga, tetapi menggunakan twitter misalnya media sosial umum mungkin akan sampai pesan-pesan itu ke kaisar Jepang," lanjutnya.

Kaisar Jepang juga mengungkapkan pandemi Covid-19 merupakan ujian bagi manusia.

"Penyebaran penyakit menular ini adalah ujian besar bagi umat manusia, dan kami sangat merenungkan bahwa banyak nyawa berisiko di Jepang dan banyak orang menghadapi berbagai kesulitan. Kami dengan tulus berharap bahwa kita semua dapat bekerja sama untuk mengendalikan penyakit menular ini dan mengatasi situasi masa sulit saat ini," tulis Kaisar Naruhito.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved