Virus Corona

Ternyata Sampah Jepang Setelah Didaur Ulang Dikirim ke Malaysia

Jumlah sampah memang meningkat saat ini dan ini memberikan masalah tempat bagi pembuangan sampah di sini

Foto Richard Susilo
Tempat pembuangan sampah dan daur ulang di Hachioji Tokyo serta Kenji Morita (insert) Kepala pusat pendaurulangan sampah Hachioji 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Di masa pandemi Covid-19 ini ternyata muncul satu masalah di Jepang yaitu sampah semakin menggunung, bertambah 25% dibandingkan tahun lalu dan salah satu solusinya sampah Jepang dibuang ke Malaysia.

"Jumlah sampah memang meningkat saat ini dan ini memberikan masalah tempat bagi pembuangan sampah di sini," papar Kenji Morita kepala pusat pembuangan sampah dan daur ulang Hachioji Tokyo Jumat ini (1/5/2020).

Lalu bagaimana solusinya atas tempat yang terbatas tersebut?

"Kami biasanya mengirimkannya ke Malaysia sampah daur ulang ini. Namun Malaysia sedang Lock-down sehingga kami tak bisa mengirimkan dulu sementara ke sana," lanjutnya.

Untuk itu pihak sampah di Jepang pun tampaknya kini mulai menata lokasi pembuangan sampah agar lebih padat lagi karena sampah semakin menggunung saat ini akibat volume sampah jauh semakin banyak.

Sampah terbanyak menurutnya adalah sampah rumah tangga karena warga Jepang umumnya 90% kini berada di dalam rumah jarang ke luar sehingga sampah makanan pun semakin banyak.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved