Virus Corona

Profesor Tatsuo Shioda dari Jepang Temukan Tes Cepat Covid-19 dengan Spesimen Swab

Profesor Shioda telah menghadapi virus selama sekitar 40 tahun. Virus HIV dan demam berdarah yang menyebabkan penyakit demam berdarah.

Foto MBS TV
Tatsuo Shioda, Profesor, Divisi Pengendalian Infeksi Virus, Divisi Pertahanan Immunologis dan Biologis, Institut Penyakit Mikroba, Universitas Osaka. Lulusan fakultas kedokteran Universitas Tokyo. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Tatsuo Shioda, seorang profesor dari Jepang, spesialis yang mengungkap mekanisme infeksi virus melalui percobaan, menemukan tes cepat covid-19 dengan spesimen swab sehingga semakin mempercepat tes pendeteksian corona dibandingkan menggunakan tes PCR.

"Benar saya menggunakan spesimen swab. Bisa juga dilakukan dengan menggunakan air liur," kata Tatsuo Shioda kepada Tribunnews.com, Senin (11/5/2020).

Profesor Shioda bekerja di Divisi Pengendalian Infeksi Virus, Divisi Pertahanan Immunologis dan Biologis, Institut Penyakit Mikroba, Universitas Osaka.

Penggunaan spesimen swab adalah dengan mengambil lendir yang ada di dalam ujung hidung yang paling dalam.

Namun tes yang ditemukan dengan teknologi khusus Shioda juga bisa dengan menggunakan (mengambil sampel dari) air liur manusia.

Tiga ketentuan yang dibuat Gubernur Osaka Hirofumi Yoshimura (44), disebut sebagai Model Osaka oleh Masyarakat Jepang.
Tiga ketentuan yang dibuat Gubernur Osaka Hirofumi Yoshimura (44), disebut sebagai Model Osaka oleh Masyarakat Jepang. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Tes yang dibuatnya bukan tes cepat serology.

Profesor Shioda telah menghadapi virus selama sekitar 40 tahun. Virus HIV dan demam berdarah yang menyebabkan penyakit demam berdarah.

Semua berurusan dengan "musuh manusia" yang terkenal, virus.

Di bidang penelitian HIV, Shioda adalah otoritas kelas dunia yang merupakan satu-satunya editor Jepang di majalah khusus, tetapi terlepas dari prestasinya, Shioda melanjutkan penelitiannya di bidang virus infeksi menular.

Baca: Aplikasi Raqib Atid Pencatat Dosa dan Pahala Sempat Viral, Pembuatnya Pilih Tarik dari Playstore

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved