Ayah dan Anak di Jepang Tewas Terbakar di Rumahnya, Diduga Bunuh Diri

Mori Kihachi berusia 97 tahun dan anak sulungnya Yasunobu (69) keduanya ditemukan sudah tak bernyawa.

Foto Asahi
Rumah Kihachi (97) di daerah Shimonagaya, Konanku, Yokohama terbakar, Minggu (17/5/2020) dini hari. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Seorang ayah dan anak sulungnya ditemukan tewas terbakar di dalam rumahnya, Minggu (17/5/2020). Keduanya diduga bunuh diri karena stres akibat mewabahnya virus corona.

"Dua orang ditemukan sudah meninggal pagi tadi di lantai satu rumahnya dari kayu," ungkap polisi pos polisi Konan Perfektur Kanagawa, Minggu (17/5/2020).

Mori Kihachi berusia 97 tahun dan anak sulungnya Yasunobu (69) keduanya ditemukan sudah tak bernyawa.

Baca: Ahmad Dhani: Saya Nggak Berencana Jadi Legendaris

Menurut sumber Tribunnews.com, ada kemungkinan keduanya bunuh diri karena stres kehidupan terkait pandemi Corona.

Rumah berlantai dua dengan luas satu lantai 101 meter persegi.

Jasad keduanya ditemukan di lantai satu dari rumah kayu tersebut.

Lokasi kejadian adalah area perumahan di dekat jalan utama.

Api berhasil dipadamkan sekitar dua jam kemudian, yang membakar satu rumah dua lantai kayu, lebih dari 100 meter persegi, dan dua orang ditemukan tewas di lantai pertama.

Lokasi kebakaran berada di sudut area perumahan sekitar 2 kilometer selatan stasiun JR Higashi-Totsuka, dan polisi sedang menyelidiki penyebab kebakaran.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved