Harga Emas di Tokyo Commodity Exchange Jepang Rp 845.171 per Gram

Harga emas berjangka yang diperdagangkan di Tokyo Commodity Exchange telah melampaui 6.000 yen atau sekitar Rp 834.600 per gram.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Bongkahan emas asli 24 karat. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pertama kalinya sejak tahun 1982, nilai emas di Jepang melonjak drastis melebihi 6.000 yen atau tepatnya 6.076,4 yen atau sekitar Rp 845.171 per gram, Senin (18/5/2020) siang dalam perdagangan komoditi pasar emas.

Sebelumnya pada Jumat (15/5/2020), harga emas berkisar antara 5.876,6 yen hingga 5.892,9 yen atau sekitar Rp 819.577 per gram.

"Pasar tampaknya semakin prihatin dengan pandemi corona yang berkepanjangan sehingga pembelian emas semakin besar sebagai bentuk kepercayaan masyarakat kepada emas semakin tinggi," ungkap seorang trader sumber Tribunnews.com di pasar emas Jepang, Senin (18/5/2020).

Harga emas berjangka yang diperdagangkan di Tokyo Commodity Exchange telah melampaui 6.000 yen per gram, saat "emas", yang dianggap sebagai aset aman di pasar keuangan, berkecenderungan telah semakin banyak dibeli.

Baca: Nekat Buka dan Mandikan Jenazah Pasien Covid-19, 15 Warga Desa Terinfeksi Virus Corona

Ada kekhawatiran yang berkembang atas dampak penyebaran infeksi virus corona baru pada perekonomian seperti kinerja perusahaan, sehingga harga emas berjangka melebihi 6.000 yen per gram saat ini, pada waktu perdagangan siang hari ini.

Kenaikan drastis ini yang terjadi pertama kali sejak transaksi dimulai pada tahun 1982.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved