Breaking News:

Virus Corona

Kasus Positif Covid-19 Capai 90 Ribu Kasus, India Perpanjang Lockdown Namun Mulai Relaksasi Ekonomi

Pemerintah India perpanjang lockdown dengan memperhatikan perlunya pembukaan kegiatan ekonomi

Arun SANKAR / AFP
Inspektur polisi Rajesh Babu mengenakan helm bertema virus corona berbicara kepada sebuah keluarga di sebuah pos pemeriksaan selama lockdown nasional yang diberlakukan pemerintah sebagai langkah pencegahan terhadap coronavirus COVID-19 di Chennai pada 28 Maret 2020. 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah India resmi memperpanjang masa lockdown.

Negara itu telah berada di bawah kuncian sejak 24 Maret 2020.

Sejak saat itu, bisnis, sekolah, dan transportasi umum ditutup.

Padahal kini kasus positif di India tembus angka 90 ribu kasus, dengan catatan 2896 kematian.

Terkait pembukaan ekonomi, pemerintah menegaskan tetap akan ada pembatasan.

ILUSTRASI Suasana ketika pandmei --- Gara-gara Ingin sembuh dari virus corona, pria Inggris minum whiski dicampur madu: awalnya flu dan susah napas.
ILUSTRASI Suasana ketika pandmei --- Gara-gara Ingin sembuh dari virus corona, pria Inggris minum whiski dicampur madu: awalnya flu dan susah napas. (SCMP/Xinhua)

Penerbangan, kereta api, lembaga pendidikan, layanan metro, restoran, bar, bioskop dan kompleks perbelanjaan akan tetap ditutup.

Restoran sekarang akan diizinkan untuk mengoperasikan layanan takeaway, sementara kompleks olahraga dan stadion dapat menjadi menyelenggarakan acara tanpa penonton, kata kementerian dalam negeri.

Halaman selengkapnya >>>

Editor: Melia Istighfaroh
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved