Virus Corona

Rumah Sakit Universitas Kitasato Timur di Jepang Dijadikan RS Khusus Pasien Covid-19

Rumah sakit tersebut ditutup pada akhir Maret 2020 dan rencananya akan digunakan kembali sebagai rumah sakit khusus bagi pasien coronavirus baru.

Foto Wiki
Rumah Sakit Universitas Kitasato Timur. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Rumah Sakit Universitas Kitasato Timur akan diaktifkan lagi dan dijadikan rumah sakit khusus penderita virus Corona oleh pemerintah daerah setempat.

"Pihak pemda sedang melakukan negosiasi dengan pihak rumah sakit tersebut agar bisa dipakai sebagai rumah sakit khusus merawat penderita yang terinfeksi virus corona," ungkap sumber Tribunnews.com, Senin (18/5/2020).

Untuk alasan ini, pihak perfektur dan Kota Sagamihara--lokasi rumah sakit berada--sedang berdiskusi dengan Rumah Sakit Universitas Kitasato (Timur) di kota itu.

Rumah sakit tersebut ditutup pada akhir Maret 2020 dan rencananya akan digunakan kembali sebagai rumah sakit khusus bagi pasien coronavirus baru.

Untuk membangun sistem medis yang mampu merespon virus corona dalam jangka panjang, Rumah Sakit Universitas Kitasato Timur yang tertutup di Kota Sagamihara akan digunakan kembali sebagai rumah sakit khusus bagi penderita virus corona baru.

Di Perfektur Kanagawa, untuk mencegah disintegrasi medis akibat penyebaran infeksi, selain rumah sakit yang menerima pasien sakit kritis, pemda juga telah menunjuk "institusi medis prioritas" yang menerima pasien dengan penyakit level sedang untuk membangun sistem medis di Kota Sagamihara.

Baca: Komisi XI DPR: Harmonisasi Skema Dukungan Likuiditas Perbankan Harus Jelas

Jumlah tempat tidur yang dimiliki hanya seperempat dari target pemda yaitu 200 tempat tidur.

Diharapkan rumah sakit tersebut akan segera ditetapkan sebagai "lembaga medis pilihan" di Perfektur Kanagawa, dan dokter maupun perawat akan dikirim dari Rumah Sakit Universitas Kitasato dan lembaga medis lainnya di Kota Sagamihara.

Rencananya akan menerima dengan 50 tempat tidur mulai tanggal 20 Mei 2020.

Di rumah sakit tersebut ada lebih dari 300 tempat tidur sampai rumah sakit ditutup, sedang dipertimbangkan untuk menambah jumlah tempat tidur ketika infeksi semakin menyebar.

Di lokasi Rumah Sakit Universitas Kitasato Timur, gedung yang sudah menjadi asrama perawat telah digunakan kembali sebagai fasilitas akomodasi yang akan menerima pasien yang ringan dan tanpa gejala.

Beban medis diprediksi akan berkurang dengan aktifnya kembali rumah sakit tersebut.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved