Senin, 25 Mei 2026

Rusuh di Amerika Serikat

Gubernur Minnesota Mengutuk Keras Demo Kematian George Floyd

Gubernur Minnesota Tim Walz mengutuk keras kerusuhan di beberap akota AS atas kematian George Floyd di Minneapolis.

Tayang:
Scott Olson / Getty Images / AFP
Seorang wanita berjalan melewati tempat sampah yang terbakar selama protes pada 28 Mei 2020 di St. Paul, Minnesota. Hari ini, Rabu (28/5/2020) menandai hari ketiga protes yang sedang berlangsung setelah polisi membunuh George Floyd 

Di Minnesota, Gubernur Walz menggambarkan kondisi kerusuhan yang terjadi di wilayahnya.

"Kota-kota beasr kami, Minneapolis dan St Paul tengah diserang," katanya.

"Situasi di Minneapolis sekarang, masyarakat sipil diserang, menanamkan rasa takut dan menggangu kota," tambahnya.

Walz dan pejabat lainnya mengatakan, banyak pemrotes datang dari luar negara bagian dan menimbulkan masalah.

Tetapi Walz tidak memberikan rincian terkait pernyataan tersebut.

Informasi Terbaru Protes Kematian George Floyd

Minnesota menjadi wilayah paling tidak stabil, jam malam pun dipesan untuk Twin Cities of Minneapolis-St Paul pukul 20.00-06.00.

Para pengunjuk rasa menentang jam malam yang diberlakukan Jumat kemarin.

Dari foto-foto yang beredar, terlihat mobil terbakar, dan sejumlah daerah mengalami penjarahan.

Pejabat Minnesota mengatakan, puluhan ribu orang keluar pada Jumat dan akan melanjutkan kerusuhan pada Sabtu malam.

Sementara, Wali Kota Keisha lance Bottom mengeluarkan pendapat berapi-api.

"Ini bukan protes. Ini tak termasuk dalam semangat Martin Luther King Jr. Anda mempermalukan kota kami," katanya.

"Anda mempermalukan kehidupan George Floyd," tambahnya.

George Floyd Masuk Daftar Orang Kulit Hitam yang Mati di Tangan Polisi

Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia mengutuk aksi pembunuhan komunitas Afika-Amerika yang tidak bersenjata di Amerika Serikat pada Kamis (28/5/2020) lalu.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved