Breaking News:

Rusuh di Amerika Serikat

Pengunjuk Rasa Lempari Gedung Putih, Presiden Donald Trump Sembunyi di Bungker

Sebagian dari pengunjuk rasa melemparkan batu-batu dan mendorong barikade aparat kepolisian yang berjaga-jaga di kompleks Gedung Putih.

AFP/SAMUEL CORUM
Massa demonstran melemparkan bendera AS ke arah kobaran api dalam unjuk rasa memprotes kasus tewasnya George Floyd di luar Gedung Putih, Washington DC, AS, Minggu (31/5/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sempat diungsikan oleh pasukan pengawal kepresidenan ke bunker Gedung Putih di Washington DC, AS, Jumat (29/5/2020) malam, saat ratusan pengunjuk rasa berkumpul di luar area kediaman eksekutif gedung kepresidenan itu.

Sebagian dari pengunjuk rasa melemparkan batu-batu dan mendorong barikade aparat kepolisian yang berjaga-jaga di kompleks Gedung Putih.

Salah seorang politisi Republik yang dekat dengan Gedung Putih menuturkan, Minggu (31/5/2020) waktu setempat atau Senin pagi WIB, Trump berada di bungker Gedung Putih selama hampir satu jam.

Bunker Gedung Putih dirancang untuk digunakan pada saat-saat darurat, seperti pada saat ada serangan teroris.

Sumber dari kalangan Republik itu tidak bersedia diungkap identitasnya karena tidak memiliki otoritas menyampaikan hal tersebut secara terbuka.

Kantor berita Associated Press melaporkan, diungsikannya Trump ke bungker Gedung Putih pada Jumat malam itu dikonfirmasi oleh seorang pejabat pemerintah AS yang juga tidak bersedia disebut namanya.

Keputusan pasukan pengawal kepresidenan AS mengungsikan Trump ke bunker itu menggambarkan situasi kegawatan di Gedung Putih saat massa demonstran berunjuk rasa di luar.

Unjuk rasa berlatar belakang isu rasial itu dipicu tewaskan George Floyd, pria kulit hitam, setelah lehernya ditekan dengan dengkul oleh polisi berkulit putih di Minneapolis, Negara Bagian Minnesota, Senin (25/5/2020).

Insiden itu memicu unjuk rasa besar-besaran yang meluas hingga wilayah-wilayah lain di AS.

Presiden AS Donald Trump
Presiden AS Donald Trump (AFP/Brendan Smialowski)

Bahkan, unjuk rasa serupa sebagai protes atas kebrutalan polisi terhadap Floyd juga digelar di luar negeri, seperti di London, Berlin, dan kota-kota lain.

Halaman
123
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: KOMPAS
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved