Breaking News:

Virus Corona

Wabah Corona Mulai Reda, Warga Asing dari 4 Negara Ini Diizinkan Masuk ke Jepang

Jepang mulai membuka sekolah, bioskop, klub olahraga dan department store di ibu kota negara Tokyo.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Suasana persimpangan Hachiko Shibuya Tokyo Jepang, Jumat (29/5/2020) kembali ramai. 

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Jepang sedang mempertimbangkan membuka kembali perbatasannya bagi para pelancong dari negara-negara tertentu yang memiliki tingkat infeksi corona (Covid-19) yang rendah.

Senin ini (1/6/2020), Jepang mulai membuka sekolah, bioskop, klub olahraga dan department store di ibu kota negara Tokyo.

Setelah ini, pemerintah Jepang juga berencana mengizinkan para pelancong dari Thailand, Vietnam, Australia, dan Selandia Baru masuk ke negara tersebut dalam bulan mendatang.

Tidak ada komentar langsung dari Kementerian Luar Negeri Jepang soal ini.

Sekitar 17.000 kasus virus corona telah dikonfirmasi di Jepang hingga Senin pagi (1/6), dengan sekitar 900 kematian.

Sejak Februari 2020, Jepang telah melarang masuk para warga asing untuk membatasi penyebaran virus dari pengunjung luar negeri.

Pemerintah Jepang sedang mempertimbangkan untuk mengizinkan pelancong bisnis dari empat negara untuk masuk jika mereka menguji negatif untuk Covid-19 dalam dua tes terpisah yang dilakukan pada saat keberangkatan dari negara asal mereka dan saat tiba di Jepang.

Demikian surat kabar Asahi Shimbun melaporkan mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.

Setelah diizinkan masuk ke negara itu, pergerakan pengunjung akan dibatasi untuk area termasuk tempat tinggal, kantor perusahaan dan pabrik.

Namun penggunaan transportasi umum akan dilarang.

Bersama dengan Jepang, Thailand, Vietnam, Australia dan Selandia Baru adalah anggota Kemitraan Trans-Pasifik dan memiliki ikatan dagang yang kuat dengan Jepang.

Asia Tenggara menyumbang hanya 4,4% dari kasus infeksi Covid-19 secara global, jauh lebih rendah daripada Amerika atau Eropa, yang masing-masing menyumbang sekitar 40%.

Pekerja asal Vietnam adalah kelompok pekerja asing dengan pertumbuhan tercepat di Jepang.

Banyak yang tiba sebagai bagian dari program pelatihan teknis yang digagas pemerintah Jepang.

Sumber: Kontan.co.id

Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved