Celana Ketat hingga Sikap Pelayan Jadi Awal Ketegangan Kate Middleton dan Meghan Markle?
Sebelum resmi keluar dari anggota senior kerajaan, Kate Middleton dan Meghan Markle sempat dikabarkan bersitegang.
Penulis kerajaan ini mengatakan Meghan merasa aneh dengan lingkungan kerajaan.
Dimana orang akan lebih hormat sesuai status orang yang akan menjadi ratu dan raja selanjutnya.
Celana Ketat di Pernikahan Meghan
Sebelumnya, Meghan dikabarkan tidak melakukan protokol kerajaan di hari pernikahannya.
Majalah Tatler mengabarkan Meghan dan Kate bersitegang tentang celana ketat.
Ada perdebatan apakah putri kedua Kate, Putri Charlotte dan beberapa bridesmaids lainnya harus mengenakan celana ketat atau tidak.
"Kate mengikuti protokol, merasa mereka (bridesmaids) harus mengenakan itu."
"Meghan tidak mau mereka melakukan itu. Foto-foto yang beredar menampilkan bahwa Meghan yang menang," jelas seorang sumber kepada Tatler.
Seorang sumber mengonfirmasi maksud Meghan tidak mengizinkan anak-anak mengenakan celana ketat.
Baca: Potret Meghan Markle dan Harry jadi Volunter Bantu Persiapkan Makanan dan Roti di Dapur untuk Lansia
Baca: Pangeran Harry Menyesal Tinggalkan Istana Kerajaan Inggris?
"Pertama, ini adalah hari besar Meghan bukan Kate dan kedua Meghan tidak ingin membuat anak-anaknya sebagai dewa, membiarkan gadis-gadis kecil memakai celana ketat, terlalu panas dan lengket," ujar sumber itu.
"Meghan mengatakan itu sebenarnya bukan masalah sampai Kate membuatnya menjadi masalah," tambahnya.
Kabar tentang berbagai insiden dalam kerajaan ini terkuak setelah sebuah buku mengklaim Meghan punya standar tinggi.
Selain itu Meghan dinilai bersikap 'Hollywood' hingga menyebabkan dia berselisih dengan para staf kerajaan.
Mantan aktris Amerika itu tampaknya gagal beradaptasi dengan protokol kerajaan tradisional dalam keluarga kerajaan.
(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kakak-tiri-meghan-markle-samantha-markle-menyebut-duchess-of-sussex.jpg)