Senin, 1 Juni 2026

Ledakan di Beirut

43 Warga Negara Suriah Meninggal Dunia Akibat Ledakan Dashyat di Beirut

Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan sampai saat ini jumlah korban meninggal akibat ledakan di pelabuhan Beirut mencapai 154 orang.

Tayang:
Editor: Adi Suhendi
AFP/STR
Sejumlah mobil hancur berantakan di dekat lokasi ledakan dahsyat yang terjadi di kawasan pelabuhan, di Kota Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020) waktu setempat. Dua ledakan besar terjadi di Kota Beirut menyebabkan puluhan orang meninggal, ribuan lainnya luka-luka, dan menimbulkan berbagai kerusakan pada bangunan di kawasan ledakan hingga radius puluhan kilometer. Penyebab ledakan masih dalam penyelidikan pihak yang berwenang. AFP/STR 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, BEIRUT - Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan sampai saat ini jumlah korban meninggal akibat ledakan di pelabuhan Beirut mencapai 154 orang.

Dari jumlah keseluruhan itu, 43 warga Suriah turut menjadi korban seperti dikutip dari Arab News, Sabtu (8/8/2020).

Ali Abdul Karim, duta besar Suriah untuk Lebanon, sebelumnya melaporkan hal tersebut.

Baca: 60 Orang Lebih Hilang Terperangkap di Puing-puing Akibat Ledakan di Beirut

Diketahui 1,5 juta warga Suriah mengungsi ke Beirut dan beberapa di antaranya bekerja di Pelabuhan Beirut.

Baca: 60 Orang Lebih Hilang Terperangkap di Puing-puing Akibat Ledakan di Beirut

Diperkirakan jumlah korban meninggal bertambah, lantaran pencarian di puing-puing bangunan terus diupayakan.

Kementerian Kesehatan Lebanon juga melaporkan lebih dari 5.000 orang mengalami luka-luka, dimana 25 orang dalam keadaan kritis.

Selain WN Suriah, Australia, Mesir, dan Amerika Serikat, masing-masing melaporkan ada warga negaranya tewas pada peristiwa Selasa lalu itu.

60 Orang Lebih Hilang

Lebih dari 60 orang dilaporkan hilang pasca-ledakan dashyat yang mengguncang Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020).

Dikutip dari Arab News, Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan hal tersebut pada Sabtu (8/8/2020).

Sukarelawan dan tim SAR terus mencari di dalam puing-puing bekas ledakan.

Baca: WNI Korban Ledakan di Beirut dalam Kondisi Stabil

Tim SAR dari sejumlah negara juga turut membantu dan telah berada di lokasi dalam upaya pencarian dan evakuasi korban.

Sampai hari ini, sebanyak 154 orang meninggal dunia, di mana 25 jenazah belum dapat diindentifikasi.

Kementerian Kesehatan Lebanon juga melaporkan lebih dari 5.000 orang mengalami luka-luka, di antaranya 25 orang dalam keadaan kritis.

Baca: Pasangan Rekam Detik-detik Ledakan di Beirut dari Jarak 585 Meter, Panik dan Jatuh Terkena Ledakan

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved