Ledakan di Beirut
Daftar Sejumlah Menteri yang Mundur Akibat Ledakan di Beirut dan Krisis Ekonomi
Insiden ledakan di Beirut membuat Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab mengundurkan diri. Sikap itu diikuti sejumlah menterinya. Siapa saja?
Abdel Samad mengundurkan diri tak lama setelah sekitar belasan anggota parlemen menawarkan pengunduran diri mereka sebagai protes atas kinerja pemerintah.
3. Menteri Lingkungan
Menteri Lingkungan Damianos Kattar juga mundur tak lama setelah Menteri Informasi meletakkan jabatannya.
Kattar mengatakan, kemundurannya karena sistem negara Lebanon telah "rapuh dan tidak berdaya", seperti dikutip Associated Press.
PM Hassan Diab sempat menemui beberapa menterinya seusai pengumuman undur diri Abdel Samad, untuk mencegah para pejabat lain mundur.
Sebab, kemunduran tujuh atau lebih dari 20 menteri bisa memaksa kabinet pemerintahan itu untuk turun dan menjadi pemerintah sementara.
4. Menteri Kehakiman
ABC News memberitakan, Menteri Kehakiman Lebanon Marie-Claude Najm mundur pada Senin (10/8/2020), dan menjadi menteri ketiga di Lebanon yang lengser usai ledakan Beirut.
Setelah pengunduran dirinya kabinet Diab dijadwalkan rapat hari itu juga, di tengah laporan banyaknhya menteri yang berniat mundur.
5. Menteri Keuangan
Menteri Keuangan Lebanon Ghazi Wazni mengumumkan pengunduran dirinya pada Senin (10/8/2020) malam waktu setempat, sesaat sebelum PM Hassan Diab mundur.
Pengunduran dirinya berkaitan dengan insiden ledakan di ibu kota Lebanon, yang menewaskan 160 orang dan melukai 6.000 warga.
Wazni adalah negosiator kunci Lebanon dengan IMF, untuk mencari bantuan dana guna mengatasi krisis finansial negara tersebut.
6. Perdana Menteri
Perdana Menteri (PM) Lebanon Hassan Diab resmi mengundurkan diri pada Senin (10/8/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ledakan-dahsyat-mengguncang-kota-beirut-lebanon_20200805_192147.jpg)