Breaking News:

BREAKING NEWS: PM Jepang Shinzo Abe Mengundurkan Diri

Shinzo Abe akhirnya mengundurkan diri hari ini dan akan diumumkan jam 17:00 waktu Jepang oleh dirinya sendiri.

Richard Susilo
PM Jepang Shinzo Abe 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - PM Jepang Shinzo Abe akhirnya mengundurkan diri hari ini dan akan diumumkan jam 17:00 waktu Jepang oleh dirinya sendiri.

"Pembicaraan sangat serius tadi dilakukan, mengingat kesehatannya yang kurang baik, PM Jepang akan mengundurkan diri hari ini. Secara resmi akan disampaikan pada jumpa persnya jam 17:00 waktu Jepang," ungkap sumber Tribunnews.com Jumat ini (28/8/2020).

PM Jepang terlama dalam sejarah Jepang ini semakin kelihatan dan terasa berat sakitnya sejak 17 Agustus 2020 lalu, tepat di hari peringatan kemerdekaan Republik Indonesia. Kemudian kedua kali masuk rumah sakit Senin 24 Agustus 2020.

Wajahnya yang Tribunnews.com lihat sendiri memang sangat lelah sekali, dibandingkan bulan-bulan sebelumnya setelah PM Abe masuk rumah sakit 17 Agustus lalu.

Baca: Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe Dirawat di Rumah Sakit karena Masalah Ini

PM Jepang terlama ini punya kenangan sangat manis dengan Indonesia bulan Juni 2007 saat kunjungannya ke Jakarta menandatangani nota kesepakatan pengiriman 1500 perawat Indonesia ke Jepang. Kemudian 27 September 2007 mengundurkan diri mendadak karena alasan kesehatan.

Saat mengundurkan diri tahun 2007 sebagai PM Jepang sebelumnya PM Abe sempat meyakinkan masyarakat tidak akan mengundurkan diri. Namun mendadak mengundurkan diri.

Kali ini kedua kalinya setelah menciptakan rekor sebagai PM Jepang terpanjang dalam sejarah Jepang, akhirnya mendadak mengumumkan mengundurkan diri dari jabatan PM Jepang.

PM Jepang Shinzo Abe di sidang parlemen Jepang
PM Jepang Shinzo Abe di sidang parlemen Jepang (Richard Susilo)

Periode kedua kekuasaannya sebagai PM Jepang dimulai tanggal 26 Desember 2012 sampai dengan hari ini terpilih untuk kedua kalinya dalam pemilu di akhir tahun 2019.

PM Abe bersama partai liberal demokrat (LDP) akan berembug segera mencari pengganti PM Jepang yang baru untuk sementara sampai masa akhirnya September 2021 mendatang.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved