Breaking News:

Arab Saudi Rilis Daftar Negara yang Diizinkan Berumrah, Kemenag: Kami Berharap Indonesia Termasuk

Kemenag menjelaskan saat ini kerajaan Arab Saudi secara bertahap akan kembali membuka penyelenggaraan ibadah umrah.

Tangkap layar channel YouTube Kluyuran Crew
Arab Saudi Rilis Daftar Negara yang Diizinkan Berumrah, Kemenag: Kami Berharap Indonesia Termasuk 

TRIBUNNEWS.COM - Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Nizar menjelaskan saat ini kerajaan Arab Saudi secara bertahap akan kembali membuka penyelenggaraan ibadah umrah.

Diawali dengan izin terbatas bagi warga negara dan ekspatriat yang tinggal di sana.

Saudi juga sedang mempertimbangkan untuk membuka umrah bagi muslim dari luar negaranya, khususnya bagi negara yang sudah mendapat izin memberangkatkan jemaah.

"Saudi dalam pengumumannya menyebut akan merilis daftar negara mana saja yang akan mendapatkan izin memberangkatkan jemaah umrah."

"Jadi kami masih menunggu rilis dari Kemenkes Saudi. Kami berharap Indonesia termasuk yang mendapat izin memberangkatkan,” Nizar dikutip dari laman resmi Kemenag, Rabu (23/9/2020).

Baca: Arab Saudi Buka Umrah Bertahap Mulai 4 Oktober, Hanya Disii 30 Persen dari Kapasitas Masjidil Haram

Baca: Arab Saudi Buka Umrah Jemaah Luar Negeri Mulai 1 November 2020

Baca: Arab Saudi Akan Luncurkan Aplikasi Online Pendaftaran Umrah, Khusus untuk Penduduk Lokal

Menurut Nizar, pihaknya selama ini terus melakukan koordinasi, baik dengan Konsul Haji KJRI Jeddah, maskapai penerbangan maupun Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) terkait persiapan jika penyelenggaraan ibadah umrah kembali dibuka.

Koordinasi antara lain membahas terkait prioritas pemberangkatan jemaah umrah yang tertunda sejak 27 Februari 2020, serta penerapan protokol kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.

“Kami sudah minta ke Konsul Haji KJRI untuk ikut memantau kemungkinan Indonesia mendapat izin memberangkatkan jemaah umrah."

“Koordinasi dengan PPIU dan maskapai terus dilakukan. Kita minta jemaah umrah yang tertunda menjadi prioritas untuk diberangkatkan. Kita juga membahas penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan umrah di masa Covid-19 bersama dengan Kemenkes,” lanjutnya.

Hal senada disampaikan Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus M. Arfi Hatim.

Halaman
12
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved