Virus Corona
Menterinya Terpapar Corona, PM Malaysia Muhyiddin Jalani Tes dan Hasilnya Negatif Covid-19
Muhyiddin, bersama 13 menteri dan wakil menteri, memulai karantina mandiri di rumah sejak Senin
Penulis:
Srihandriatmo Malau
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin telah menjalani pemeriksaan Covid-19 dan hasilnya negatif.
Demikian Kantor Perdana Menteri Malaysia menyampaikan dalam pernyataannya, Rabu (7/10/2020), seperti dilansir Reuters.
Uji Covid-19 ini dilakukan setelah seorang menteri yang menghadiri pertemuan tingkat tinggi yang diketuai oleh perdana menteri pada hari Sabtu pekan lalu, terjangkit virus corona.
"Perdana menteri saat ini dalam kondisi sehat. Namun, dia akan melanjutkan karantina mandiri sampai akhir periode 14 hari yang ditetapkan oleh kementerian kesehatan," kata kantor perdana menteri.
Muhyiddin, bersama 13 menteri dan wakil menteri, memulai karantina mandiri di rumah sejak Senin (5/10/2020), setelah diketahui bahwa Menteri Agama Zulkifli Mohamad Al-Bakri terpapar Covid-19.
Baca: Kasus Covid-19 di Malaysia Kembali Bertambah Setelah Sebelumnya Mulai Reda
PM Malaysia juga memerintahkan, siapa saja yang sempat melakukan kontak dekat dengan Menteri Agama wajib melakukan karantina mandiri di rumah selama 14 hari mulai 3 Oktober.
"Sesuai dengan itu, saya akan menjalani karantina mandiri di rumah saya selama 14 hari seperti yang disarankan oleh kementerian kesehatan," kata Muhyiddin, seperti dilansir Reuters, Senin (5/10/2020).
"Namun, ini tidak akan mengganggu kerja pemerintah. Saya akan terus bekerja dari rumah dan menggunakan konferensi video untuk melakukan pertemuan seperlunya."
Dalam pernyataan sebelumnya, kementerian kesehatan mengatakan pelacakan kontak telah dilakukan, termasuk pemeriksaan gejala dan pengumpulan swab untuk mendeteksi infeksi Covid-19.
Dalam postingan Facebook pada Senin, Zulkifli mengonfirmasi bahwa ia telah melakukan tes dan hasilnya positif Covid-19. kini ia sedang menjalani perawatan.(Reuters)