Virus Corona
Lebih dari 42 Juta Orang Telah Terjangkit Covid-19 hingga 23 Oktober
Bahkan melansir Worldometer, Jumat (23/10/2020) pukul 20.00 WIB, kasus virus corona sudah tembus 42 juta lebih orang di dunia.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyebaran virus corona (Covid-19) masih terus menyebar ke ratusan negara di dunia hingga Jumat (23/10/2020).
Bahkan melansir Worldometer, Jumat (23/10/2020) pukul 20.00 WIB, kasus virus corona sudah tembus 42 juta lebih orang di dunia.
Tercatat 42.096.570 orang di dunia sudah terinfeksi virus corona.
Dari total pasien itu, sebanyak 31.236.830 pasien sudah sembuh di seluruh dunia.
Selain itu 1.144.318 pasien positif Covid-19 meninggal dunia.
Sejauh ini sebanyak 9.715.422 orang tercatat kasus aktif di dunia.
Baca juga: Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Buka Kemungkinan Wartawan Dapatkan Vaksin Lebih Awal
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan satu juta kasus kematian akibat Covid-19 adalah "tonggak sejarah yang sangat menyedihkan."
Karena banyak korban "meninggal di tengah kondisi sangat sulit dan kesendirian."
Kisah itu semakin menyedihkan, ketika keluarga mereka tidak dapat mengucapkan selamat tinggal.
"Begitu banyak orang telah kehilangan banyak orang yang mereka cintai dan belum memiliki kesempatan untuk mengucapkan selamat tinggal. Banyak orang yang meninggal dalam kesendirian. Ini adalah kematian yang sangat sulit dan kesepian," kata juru bicara WHO Margaret Harris pada konferensi pers di markas PBB di Jenewa.
Untuk itu pula WHO terus memperingatkan seluruh negara agar warganya mematuhi protokol kesehatan.
Apalagi sejauh ini masih belum pastinya ketersediaan vaksin Covid-19.
Sejauh ini, WHO mencatat pengujian vaksin baru mencapai fase ketiga sehingga vaksin Covid-19 versi sempurna belum ada hingga saat ini.
Karenanya, WHO mengimbau agar negara-negara menerapkan aturan ketat untuk menegakkan protokol kesehatan berupa penggunaan masker, menjaga jarak sosial (social distancing), mencuci tangan, memakai masker di ruang publik dan transportasi publik.
WHO pun meminta negara-negara untuk memperbanyak pengujian Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ahli-biologi-perancis-deteksi-virus-corona-dari-hidung_20200407_000516.jpg)