Breaking News:

Pilpres Amerika Serikat

Profil Antony Blinken, Menlu AS yang Baru Diangkat Biden, Sosok Yahudi yang Jago Main Gitar

Lalu siapa sebenarnya pria keturunan Yahudi itu yang kabarnya dikenal sangat dekat dengan Eropa terutama Perancis:

Editor: Hasanudin Aco
STEPHANE DE SAKUTIN AFP/File
Antony Blinken, calon Menlu AS. 

Dalam wawancara tahun 2013 dengan Washington Post, Pisar, yang kemudian menjadi pengacara  internasional dan orang kepercayaan presiden Prancis, menggambarkan bagaimana Blinken sebagai remaja di Paris sangat tertarik mendengar pengalamannya selama perang.

6. Kebijakan Timur Tengah

Dalam perannya di NSC di bawah pemerintahan Obama dan sebagai wakil menteri luar negeri, Blinken pernah mengadvokasi keterlibatan AS yang lebih kuat dalam konflik Suriah dan terutama memutuskan hubungan dengan bosnya, Biden, untuk mendukung intervensi bersenjata di Libya.

Dia juga membantu Biden ketika senator itu mendukung invasi AS ke Irak pada tahun 2003.

7. Bermain gitar dan sepak bola

Blinken mahir memainkan gitar dan suka nge-jam.

Di masa mudanya, dia terkadang pergi menonton pertunjukan jazz.

Di masa mudanya, Blinken biasa bermain sepak bola.

Pilih Kabinet Baru

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden terpilih Amerika Serikat ( AS) Joe Biden pada Senin (23/11/2020) mengumumkan nama-nama di pos krusial kabinetnya.

Ia memilih eks penasihat kebijakan luar negeri Anthony Blinken menjadi Menteri Luar Negeri, dan mantan kepada diplomat AS John Kerry sebagai spesialis iklim.

Biden juga menominasikan orang Latin pertama, yaitu pengacara kelahiran Kuba bernama Alejandro Mayorkas, untuk memimpin Departemen Keamanan Dalam Negeri yang mengawasi imigrasi.

Pria 78 tahun itu kemudian menunjuk Avril Haines mantan wakil direktur CIA, sebagai direktur intelijen nasionalnya. Haines akan jadi wanita pertama yang menjabat posisi itu.

Baca juga: Presiden Terpilih AS Joe Biden segera Umumkan Kabinetnya

Kemudian Linda Thomas-Greenfield akan dicalonkan sebagai duta besar untuk PBB dengan status sebagai anggota kabinet Joe Biden.

Sementara itu Jake Sullivan yang merupakan asisten keamanan Biden saat dia menjadi wapres, di kabinet Biden akan dapat bagian sebagai penasihat keamanan nasional Gedung Putih.

Semuanya adalah senior di pemerintahan Obama-Biden 2009-2017 dan sangat berpengalaman di bidangnya.

Kerry yang menjadi Menlu AS 2013-2017 ikut menandatangani pakta iklim Paris pada 2015 atas nama Amerika Serikat. Namun Presiden Donald Trump kemudian menarik AS keluar dari perjanjian tersebut.

Dia akan dijadikan anggota dewan keamanan nasional, dan untuk pertama kalinya dewan memiliki spesialis perubahan iklim, kata kantor Biden dikutip AFP.

Mayorkas mantan jaksa federal sebelumnya adalah direktur Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi AS, lalu jadi wakil menteri Departemen Keamanan Dalam Negeri di bawah Presiden Barack Obama.

Sullivan dulunya direktur Staf Perencanaan Kebijakan di Departemen Luar Negeri serta wakil kepala staf Menlu Hillary Clinton.

Ia juga menjadi negosiator utama dalam pembicaraan awal di kesepakatan nuklir Iran yang kemudian ditarik keluar oleh Trump.

"Kami tidak punya waktu untuk merugi dalam hal keamanan nasional dan kebijakan luar negeri kami," kata Biden dalam pernyataan yang dikutip AFP.

"Orang-orang ini sama-sama berpengalaman dan teruji karena mereka inovatif dan imajinatif," tambahnya.

Sumber: Tribunnews.com/Kompas.com/politico,eu/Reuters

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved