Breaking News:

Tolak Kebijakan Luar Negeri Trump, Joe Biden: AS Siap Jadi Pemimpin Dunia

Presiden terpilih Joe Biden mengatakan Amerika Serikat (AS) akan "siap untuk memimpin" lagi di panggung dunia.

Angela Weiss / AFP
Presiden terpilih AS Joe Biden menyampaikan sambutan di The Queen di Wilmington, Delaware, pada 10 November 2020 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, WILMINGTON - Presiden terpilih Joe Biden mengatakan Amerika Serikat (AS) akan "siap untuk memimpin" lagi di panggung dunia.

Biden membalikkan pendekatan kebijakan  luar negeri "America First" Presiden Donald Trump.

Memperkenalkan kebijakan luar negeri dan tim keamanan nasionalnya, mantan wakil presiden Partai Demokrat itu memberi sinyal dia bermaksud untuk membawa Amerika Serikat menjauh dari nasionalisme sepihak ‘America First’ yang dikejar oleh Trump.

Selama empat tahun, Trump telah membuat para sekutu AS, di Eropa dan di tempat lain, menjadi resah dengan pendekatan antagonis terhadap aliansi NATO dan hubungan perdagangan, meninggalkan perjanjian internasional dan hubungan hangat dengan para pemimpin otoriter.

Baca juga: Trump Akhirnya Mulai Proses Transisi Kekuasaan ke Joe Biden, Meski Masih Tolak Kalah Pilpres AS

Biden mengatakan timnya, yang mencakup orang kepercayaaannya, Antony Blinken menjadi calon Menteri Luar Negeri AS, akan merealisasikan apa yang digambarkan presiden terpilih sebagai "pemikiran lama dan kebiasaan yang tidak berubah" dalam pendekatannya terhadap hubungan luar negeri.

Baca juga: Janet Yellen Terpilih sebagai Menteri Keuangan AS Periode Joe Biden-Kamala Harris, Ini Profilnya

"Ini adalah tim yang mencerminkan fakta, ‘Amerika telah Kembali’, siap untuk memimpin dunia, tidak mundur dari itu, sekali lagi duduk di puncak, siap untuk menghadapi musuh-musuh kita dan tidak menolak sekutu kita, siap untuk berdiri untuk nilai-nilai kita," kata Biden pada acara di kampung halamannya di Wilmington, Delaware, seperti dilansir Reuters, Rabu (25/11/2020).

Dunia jauh berubah sejak Demokrat terakhir menguasai Gedung Putih empat tahun lalu. China sedang semakin meningkat dan berani, Rusia telah berusaha untuk lebih menegaskan pengaruhnya, pengaruh AS telah memudar karena telah menarik diri dari berbagai kesepatan dan otoritas moral Amerika telah dirusak oleh gejolak di dalam negeri.

Kebijakan luar negeri AS di bawah pemerintahan Biden kemungkinan akan mengambil lebih banyak pendekatan multilateral dan diplomatik yang bertujuan memperbaiki hubungan Washington dengan sekutu utama dan mengejar jalur baru pada isu-isu seperti perubahan iklim.

Tim Transisi

Biden telah bergerak cepat untuk membentuk timnya dan membuat pilihan Kabinet setelah mengalahkan Trump, yang telah melancarkan gugatan hukum untuk mencoba membatalkan hasil pemilu AS, yang secara keliru mengklaim pemilu curang.

Biden mengatakan timnya telah dapat mulai berkoordinasi dengan pemerintahan Trump tentang keamanan nasional, pandemi virus corona dan rencana distribusi vaksin sejak mendapat lampu hijau pada Senin (23/112020) untuk upaya transisi formal.

Para kritikus mengatakan penolakan Trump untuk menerima hasilnya melemahkan kemampuan pemerintahan yang masuk untuk memerangi pandemi virus corona yang semakin intensif yang telah menewaskan sekitar 259.000 orang Amerika dan membuat jutaan orang kehilangan pekerjaan.(Reuters)

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved