Breaking News:

Virus Corona

Kemlu: WNI Terkonfirmasi Covid-19 Di Luar Negeri Tembus 2000 Orang

Kemenlu RI umumkan Warga negara Indonesia terkonfirmasi Covid-19 di luar negeri tembus 2003 orang, ada penambahan di AS, Italia, Jepang, dan Kuwait.

Freepik
Update Virus Corona Global 8 Mei 2020: Total 3,9 Juta Orang Terinfeksi, 1,3 Juta Orang Telah Sembuh 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Warga negara Indonesia (WNI) terkonfirmasi Covid-19 di luar negeri tembus 2000 orang.

Hal ini disampaikan Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu RI) lewat situs resminya @Kemlu_RI pada Jumat (27/11/2020)

“Total WNI yang terkonfirmasi covid-19 di luar negeri adalah 2003 orang,” mengutip keterangan Kemlu RI di twitter, Jumat (27/11/2020).

Baca juga: Lagi, 5 WNI Terinfeksi Covid-19 di Bandara Narita Jepang

Kementerian Luar Negeri rutin menginformasikan penambahan harian WNI yang terkonfirmasi Covid-19 di luar negeri.

Dalam keterangannya ada penambahan WNI terkonfirmasi Covid-19 di Amerika Serikat, Italia, Jepang, Korea Selatan, dan Kuwait.

Sebanyak 1.397 WNI telah dinyatakan sembuh beberapa di antaranya WNI yang berada di Italia, Korea Selatan, dan Vatikan, sedangkan 448 lainnya masih dalam perawatan.

Sementara itu WNI yang meninggal karena Covid-19 di luar negeri tercatat menjadi 158 orang.

Baca juga: Mengaku Sebagai WNI, Warga Kamerun Tipu Perempuan Jepang Hingga Mengalami Kerugian Rp 1,14 Miliar

Badan kesehatan dunia atau world health organization (WHO) telah menyatakan kasus Covid-19 sebagai pandemi dan telah mencatat puluhan juta kasus di seluruh dunia

WHO mencatat kasus Covid-19 telah menjangkiti 216 negara, dengan total mencapai lebih dari 60 juta kasus di seluruh dunia.

Negara Amerika Serikat merupakan negara dengan kasus tertinggi mencapai lebih dari 12.4 juta kasus, diikuti India dengan lebih dari 9,2 juta kasus.

Kasus Covid-19 di Brazil disebut WHO telah tembus lebih dari 6,1 juta kasus, yang menempatkan negara tersebut diurutan ketiga dengan kasus Covid-19 terbanyak.

Sementara itu, Rusia menempati negara keempat dengan kasus tertinggi yang mencapai 2  juta kasus, diikuti Perancis yang total kasusnya sedikit lebih rendah dari Rusia.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved