Breaking News:

Virus Corona

Presiden Chili Didenda 3.500 Dolar AS Usai Selfie Tanpa Masker dengan Orang Asing

Pinera melaporkan sendiri pelanggaran yang ia lakukan itu kepada petugas medis negaranya.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Hendra Gunawan
Surya/Ahmad Zaimul Haq
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, SANTIAGO - Presiden Chili Sebastian Pinera harus membayar denda sebesar 3.500 dolar Amerika Serikat (AS) setelah terlihat berpose selfie di pantai tanpa mengenakan masker, ia melanggar aturan terkait protokol kesehatan virus corona (Covid-19) di negara itu.

Pinera melaporkan sendiri pelanggaran yang ia lakukan itu kepada petugas medis negaranya.

Ia pun akhirnya menerima hukumannya pada hari Jumat kemarin, setelah otoritas kesehatan setempat mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa dirinya harus membayar lebih dari 2,5 juta peso Chili atau setara lebih dari 3.500 dolar AS.

Baca juga: YLKI: Kebijakan Penanganan Covid-19 Pemerintah Khusus Libur Natal, Tahun Baru Terkesan Belum Jelas

Dikutip dari laman Russia Today, Minggu (19/12/2020), denda itu diberlakukan setelah foto selfie tanpa masker yang ia lakukan bersama warga asing di sebuah pantai negara itu pada 5 Desember lalu, beredar di internet dan memicu kemarahan warganya.

Beberapa diantaranya mengecam karena Pinera secara jelas melanggar aturan yang diberlakukan oleh pemerintahannya sendiri.

Kurang dari sehari setelah foto tersebut tersebar, Pinera mengeluarkan permintaan maaf di media sosial, menyebut bahwa foto tanpa masker itu sebagai 'kesalahan yang tidak akan ia lakukan lagi'.

Baca juga: Kaleidoskop Internasional Februari 2020: Pemberian Nama Covid-19 oleh WHO, Kerusuhan di Delhi India

"Kemarin saya jalan-jalan di pantai, yang sudah tidak saya lakukan sejak tahun lalu. Cukup sepi sampai beberapa orang mengenali saya dan meminta saya untuk berfoto," kata Pinera.

Ia pun kemudian meminta maaf kepada warganya terkait pelanggaran yang telah ia lakukan itu.

Baca juga: Antisipasi Kepadatan Penumpang Pesawat, Angkasa Pura II Siapkan Layanan Pre-order Tes Covid-19

"Tentunya saya harus memakai masker, namun karena momen foto itu berlangsung cepat, saya tidak melakukannya, dan itu adalah kesalahan yang saya sesali, saya minta maaf," jelas Pinera.

Menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins, Chili telah menghitung lebih dari 581.000 kasus infeksi Covid-19 dan sekitar 16.000 kematian selama pandemi.

Negara yang berada di wilayah Amerika Latin ini mengalami puncak kasusnya selama musim dingin, yakni antara Mei dan Juni lalu.

Namun kasus infeksi baru mengalami penurunan dalam beberapa pekan terakhir dengan dimulainya cuaca yang lebih hangat.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved