Sabtu, 18 April 2026

Virus Corona

Pandemi Covid-19 di India Berdampak Kecil pada Perusahaan, Namun 'Besar' Bagi Orang Miskin

Ekonomi India diprediksi akan mengalami kerugian mencapai 20 triliun rupee atau setara 270 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Dewi Agustina
Sky News
Perjalanan India memerangi pandemi Covid-19, jutaan orang melakukan pengujian setiap harinya. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, NEW DELHI - Ahli Strategi Credit Suisse sekaligus Wakil Kepala Strategi Ekuitas Asia Pasifik untuk India, Neelkanth Mishra mengatakan bahwa biaya untuk penanganan pandemi virus corona (Covid-19) pada ekonomi India, lebih kecil dari yang diproyeksikan.

Hal itu karena sektor korporasi berhasil menurunkan biaya dan meningkatkan neraca.

Sebelumnya, analisis yang dilakukan oleh lembaga keuangan yang berbasis di Zurich, Swiss itu memprediksi ekonomi India akan mengalami kerugian mencapai 20 triliun rupee atau setara 270 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Namun 75 persen faktor yang dinilai bisa menghasilkan angka tersebut, ternyata tidak memiliki dampak yang cukup lama.

Dikutip dari laman Russia Today, Minggu (20/12/2020), dampak pandemi terhadap perusahaan India pun jauh lebih sedikit dari yang diperkirakan sebelumnya.

Baca juga: Update Infeksi Covid Global: Total Kasus Positif Virus Corona di India Lampaui 10 Juta

Menurutnya, kerugian diperkirakan telah menyusut menjadi 200 miliar dolar AS, di mana hampir 110 miliar dolar AS ditanggung oleh pemerintah India dalam hal peningkatan utang.

Namun, prospeknya tidak begitu cerah bagi non-korporat India.

Hal itu karena kerugian dalam pendapatan atau upah pribadi dilaporkan mencapai hampir 61 miliar dolar AS secara keseluruhan.

"Dari perspektif ketidaksetaraan, itu adalah hasil yang menghancurkan (ekonomi rakyat miskin). Tapi dari perspektif momentum ekonomi, itulah yang sebenarnya merupakan hasil terbaik," kata Mishra.

Mishra menyebut 50 persen masyarakat yang berada pada ekonomi terbawah tentunya kurang beruntung dibandingkan perusahaan-perusahaan di negara itu.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved