Rabu, 3 Juni 2026

Ancaman Krisis Energi

Kapal Malaysia dari Selat Hormuz Tiba, Petronas Amankan 1 Juta Barel Minyak

Kapal tanker Ocean Thunder membawa muatan strategis Malaysia berupa satu juta barel minyak mentah yang diangkut langsung dari Basrah, Irak.

Tayang:
Penulis: Bobby W
Editor: Endra Kurniawan

Ringkasan Berita:
  • Kapal tanker Ocean Thunder telah tiba di Malaysia membawa satu juta barel (159 juta liter) minyak mentah dari Irak setelah sempat terjebak konflik di Selat Hormuz.
  • Kapal ini merupakan yang pertama dari total tujuh armada yang dijadwalkan membawa pasokan minyak mentah untuk memperkuat ketahanan energi Malaysia.
  • Muatan tersebut akan diproses selama enam hari di kilang penapisan untuk menghasilkan berbagai produk, termasuk sekitar 62-64 juta liter diesel dan 45-48 juta liter bensin.

 

TRIBUNNEWS.COM  - Nasib kapal tanker milik Malaysia yang sebelumnya sempat terperangkap di Selat Hormuz akibat konflik antara Iran dengan aliansi Amerika Serikat (AS) dan Israel akhirnya menemui konklusi pada akhir pekan ini.

Hal ini terjadi setelah Petroliam Nasional Bhd (Petronas) mengonfirmasi kedatangan kapal Ocean Thunder yang sebelumnya sempat terluntang-lantung di Selat Hormuz.

Melalui unggahan dari akun resminya pada Sabtu (18/4/2026), BUMN Energi Malaysia tersebut mengonfirmasi bahwa Ocean Thunder akhirnya telah bersandar di pelabuhan Malaysia

Ocean Thunder sekaligus menjadi kapal pertama dari tujuh armada pembawa minyak mentah dari Timur Tengah ke Malaysia.

Kapal tanker Ocean Thunder ini sendiri membawa muatan strategis berupa satu juta barel minyak mentah yang diangkut langsung dari Basrah, Irak.

Dalam pernyataan resminya melalui media sosial, Petronas menegaskan bahwa pengiriman ini merupakan bagian dari jaringan pasokan mereka yang sangat luas.

Langkah ini menjadi salah satu upaya berkelanjutan perusahaan untuk menjaga stabilitas pasokan bahan bakar di dalam negeri tetap terjaga di tengah situasi global yang dinamis.

"Ini adalah bagian dari jaringan pasokan yang luas, salah satu upaya PETRONAS dalam memastikan pasokan bahan bakar negara di Malaysia tetap stabil." terang Petronas

Secara teknis, muatan satu juta barel minyak mentah tersebut setara dengan kurang lebih 159 juta liter.

Seluruh volume minyak ini diperkirakan akan melewati proses pemurnian selama sekitar enam hari di kilang penapisan untuk menghasilkan berbagai jenis bahan bakar.

Baca juga: Harga Minyak Dunia Turun 11 Persen Setelah Iran Buka Selat Hormuz

Jenis Olahan Minyak Petronas

Mengutip dari unggahan Petronas, Malaysia diperkirakan akan memperoleh sekitar 62 hingga 64 juta liter solar atau diesel, serta 45 hingga 48 juta liter bensin dari hasil pengolahan tersebut, 

Selain itu, proses penapisan ini juga akan menghasilkan bahan bakar pesawat sebesar 22 hingga 24 juta liter,

Tak hanya itu saja, sebagian dari minyak yang datang di Malaysia tersebut juga akan diolah menjadi LPG dengan jumlah sekitar 5 hingga 6 juta liter

Petronas juga akan membuat produk sampingan LPG lainnya di kisaran 18 hingga 25 juta liter.

PETRONAS LAKUKAN PHK - Papan yang menunjukkan logo perusahaan migas Malaysia Petronas yang ditangkaplayar di akun instagram @petronas pada Kamis (5/6/2025)
PETRONAS LAKUKAN PHK - Papan yang menunjukkan logo perusahaan migas Malaysia Petronas yang ditangkaplayar di akun instagram @petronas pada Kamis (5/6/2025) (Tangkap Layar Instagram Petronas)
Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved