Breaking News:

Warga Denmark Optimistis Bisa Lebih Kaya Setelah Pandemi Covid, Ini Sebabnya

Warga Denmark optimis kekayaan mereka akan mengalami peningkatan setelah berakhirnya pandemi virus corona (Covid-19).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, COPENHAGEN - Warga Denmark optimis kekayaan mereka akan mengalami peningkatan setelah berakhirnya pandemi virus corona (Covid-19).

Hal ini berbeda dengan apa yang disampaikan para ekonom dunia yang memprediksi bahwa pandemi ini akan membuat dunia kacau.

Karena turut melemahkan ekonomi global dan berdampak pada munculnya kelaparan serta kemiskinan yang ekstrem.

Baca juga: 4 Opsi Bagi Anda yang Ragu Menyekolahkan Anak ke Luar Negeri Saat Pandemi

Baca juga: Sandiaga Sebut Bali Jadi Acuan untuk Membangkitkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Tengah Pandemi

Dikutip dari laman Russia Today, Senin (28/12/2020), sebelum muncul pandemi, kekayaan finansial Denmark disebut telah melampaui target.

Menurut Bank Sentral Denmark, aset keuangan bersih rumah tangga di negara itu melonjak menjadi 5,66 triliun kroner atau setara 930 miliar dolar Amerika Serikat (AS) dari periode Juli hingga September 2020.

Regulator mengatakan bahwa dalam dua kuartal terakhir 2020, kekayaan finansial warga Denmark, terutama dalam bentuk saham dan obligasi, tumbuh sebesar 116 miliar dolar AS.

Lonjakan itu berhasil mengimbangi rekor penurunan sebesar 89 miliar dolar AS yang terlihat pada kuartal pertama tahun ini, akibat tekanan yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.

Menurut laporan bank sentral yang dirilis pada pekan lalu, aset tersebut akan terus tumbuh ke rekor baru di kuartal keempat jika pasar terus bergerak positif.

Pertumbuhan itu diharapkan dapat mengurangi dampak penerapan sistem penguncian (lockdown) yang diberlakukan pemerintah Denmark pada awal bulan ini, dalam upaya untuk menekan penyebaran Covid-19.

Rata-rata kekayaan rumah tangga Denmark berjumlah sekitar 327.000 dolar AS.

Namun sebagian besar keluarga memiliki kekayaan kurang dari itu.

Selain itu, lebih dari 40 persen tabungan pensiun dimiliki oleh 10 persen populasi.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Produk Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved