Pemilihan Presiden Amerika Serikat
Ivanka Trump Sebut Perusuh di Capitol AS sebagai Patriot Amerika
Putri Donald Trump, Ivanka lewat cuitan Twitter menyebut massa pro-Trump yang menyerbu Gedung Kongres Amerika atau Capitol AS sebagai 'patriot'.
Di Capitol, massa pro-Trump dan mantan veteran Angkatan Udara Ashli Babbit ditembak mati oleh polisi selama bentrokan itu.
Sementara, tiga orang lainnya juga dilaporkan tewas.
Bangunan bersejarah itu terpaksa diisolasi dan Garda Nasional harus diterjuankan untuk memulihkan ketertiban.
Dua jam setelah kekerasan dimulai, Trump merilis video di Twitter yang menyerukan kepada para pendukungnya untuk pulang.
Tetapi, Trump disebut masih terus melanjutkan klaim palsunya soal Pilpres AS yang telah dicurangi.
Dia mengatakan kepada pengunjuk rasa: "Anda harus pulang sekarang. Kami harus memiliki perdamaian. Kami harus memiliki hukum dan ketertiban."
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ivanka-trump-oke3223.jpg)