Breaking News:

Olimpiade 2021

Menteri Seiko Hashimoto Kembali Tegaskan Olimpiade Tokyo Jepang Dibuka 23 Juli 2021

Menteri Olimpiade dan Paralimpik Jepang 2020, Seiko Hashimoto memastikan kembali Olimpiade Tokyo akan dibuka pada 23 Juli 2021 sesuai dengan rencana.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Menteri Olimpiade dan Paralimpik Jepang 2020, Seiko Hashimoto. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Menteri Olimpiade dan Paralimpik Jepang 2020, Seiko Hashimoto memastikan kembali Olimpiade Tokyo akan dibuka pada 23 Juli 2021 sesuai dengan rencana tahun lalu.

"Tidak ada perubahan dan saya tak tahu mengenai berita pengunduran olimpiade, tidak benar itu," kata Menteri Seiko Hashimoto, Jumat (22/1/2021) siang.

Menteri Seiko Hashimoto juga memastikan Ketua Komisi Olimpiade Internasional (IOC) 100 persen telah memutuskan untuk tetap melaksanaan Olimpiade sesuai rencana Juli 2021 mendatang.

"Ketua IOC dan kita semua penyelenggara internal Jepang tetap sepakat sampai saat ini, tak ada perubahan akan menyelenggarakan Olimpiade Juli mendatang," kata dia.

Baca juga: Olimpiade Tokyo 2021 Jadi Acuan Perhelatan PON XX 2021 Papua

Baca juga: Jumlah Warga Terinfeksi Corona Saat Olimpiade Jepang Bisa 1.000 Per Hari Jika Tak Ada Tindakan Ketat

Di sisi lain, Menteri Hashimoto mengatakan bahwa Ketua Umum Partai Komunis meminta untuk membatalkan pada pertemuan di Diet, Kamis (21/1/2021).

"Saya pikir itu pernyataannya. Silakan saja. Upaya pemerintah saat ini untuk mempersiapkan Olimpiade Tokyo dengan ketenangan pikiran dan keamanan," ujarnya.

"Saya menyangkal bahwa tidak ada fakta seperti itu. Tidak ada pengunduran Olimpiade. Kita menyiapkan sebaik-baiknya termasuk antisipasi pandemi Corona," kata Wakil Luar Negeri, Sakai.

Total biaya yang dikeluarkan sebesar 395,9 miliar yen karena turnamen ditunda akibat penyebaran infeksi virus corona dan ditambahkan 80,9 miliar yen sebagai biaya penanggulangan infeksi pada anggaran tambahan tahun ini.

Plang monumen Olimpiade untuk promosi diangkut dari pabriknya menuju Taman Odaiba Kaihin, Tokyo, Jumat (17/1/2020).
Plang monumen Olimpiade untuk promosi diangkut dari pabriknya menuju Taman Odaiba Kaihin, Tokyo, Jumat (17/1/2020). (Richard Susilo)

Berikut biaya tambahan dan untuk antisipasi corona tersebut:

- Biaya yang terkait dengan penguatan daya saing seperti melatih atlet kira-kira 129,9 miliar yen.
- Biaya keamanan sekitar 53,6 miliar yen
- Biaya pemeliharaan stadion nasional adalah 51,7 miliar yen, pengobatan, dan sebagainya.

Sementara itu telah terbit buku baru "Rahasia Ninja di Jepang" berisi kehidupan nyata ninja di Jepang yang penuh misteri, mistik, ilmu beladiri luar biasa dan tak disangka adanya penguasaan ilmu hitam juga. informasi lebih lanjut ke: info@ninjaindonesia.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved