Resmi Dilantik, Joe Biden Serukan Persatuan dan Akhiri "Perang Tidak Beradab"
Dalam pidatonya, Joe Biden mengatakan demokrasi sangat berharga, tapi juga rapuh. Ia juga menyatakan bahwa AS sedang menghadapi saat…
Tindakan pencegahan untuk mengamankan inaugurasi kepresidenan di Amerika Serikat belum pernah seketat ini. Petugas keamanan memagari sebagian besar pusat kota Washington D.C guna memastikan bahwa Biden dan Wakil Presidennya Kamala Harris dapat dengan lancar mengambil sumpah jabatan mereka pada pukul 11:48 pagi waktu setempat.
"Ini adalah hari ketika demokrasi kita bangkit, membersihkan debu dan melakukan apa yang selalu dilakukan Amerika - maju sebagai sebuah bangsa," ujar Senator dari Partai Demokrat Amy Klobuchar saat upacara dimulai.
Sebelumnya, beberapa kelompok ekstremis sayap kanan telah berjanji untuk mengacaukan jalannya upacara pelantikan Biden setelah serangan di Gedung Capitol AS pada 6 Januari lalu yang menewaskan lima orang, termasuk seorang perwira polisi. Analis mengatakan adanya beberapa tanda dari plot terorganisir untuk menganggu jalannya pelantikan tersebut.
Donald Trump sebelumnya telah menyatakan tidak akan menghadiri pelantikan ini. Pada Rabu pagi, Presiden Donald Trump telah keluar meninggalkan Gedung Putih untuk terakhir kalinya. Helikopter yang ditumpanginya terbang melewati lapangan National Mall yang ditanami sekitar 200.000 bendera Amerika dan bendera negara bagian.
ae/yf (dpa, reuters, AP)