Senin, 4 Mei 2026

Virus Corona

Presiden Meksiko Tersengat Virus Corona, Menambah Daftar Pemimpin Dunia Terkena Covid-19

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador mengatakan dirinya telah tertular virus corona (Covid-19).

Tayang:
Editor: Johnson Simanjuntak
Deccan Herald
Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador. 

 "Kami akan melewati ini," ujar Trump.

 Tes positif Trump mengikuti berita bahwa Hope Hicks, seorang penasihat top dan ajudan tepercaya, telah dinyatakan positif terinfeksu virus corona.

 Hicks melakukan perjalanan secara teratur dengan presiden di pesawat kepresidenan 'Air Force One' dan, bersama dengan ajudan senior lainnya, menemaninya ke Ohio untuk debat pilpres pada Selasa (29/9/2020) dan ke Minnesota untuk acara kampanye pada Rabu (30/9/2020).

 Trump, yang melakukan tes Covid-19 secara teratur telah memiliki jadwal perjalanan yang ketat di seluruh negeri dalam beberapa minggu terakhir, mengadakan kampanye dengan ribuan orang menjelang pemilihan presiden 3 November 2020, meskipun ada peringatan dari para profesional kesehatan masyarakat terhadap acara dengan kerumunan besar.

 Trump telah mendapat kritik tajam atas tanggapannya terhadap pandemi virus corona yang telah menewaskan lebih dari 200.000 orang di Amerika Serikat. 

2. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson

 PM Johnson, 55, dirawat harus di rumah sakit pada 5 April setelah menderita gejala Covid-19.

 Saat itu, kondisinya memburuk dan kemudian dimasukkan ke dalam perawatan intensif di ruang ICU.

 Pada 6 April ia harus dipindahkan ke ruang unit perawatan intensif (ICU). Ia dirawat di ICU hingga 9 April.

Selama perawatan, Johnson menugaskan Menteri Luar Negeri Dominic Raab untuk menggantikannya sementara.

Sebenarnya, PM Inggris terinfeksi Covid-19 pada Maret lalu. 

Setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit St Thomas, PM Inggris dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang, pada Minggu (12/4/2020) waktu setempat.

Dia melanjutkan masa pemulihan dan penyembuhan di Chequers, rumah dinas resmi Perdana Menteri, di barat laut London. 

"Atas saran dari tim medis, PM tidak akan segera kembali bekerja," demikian pernyataan kantor PM Inggris, Minggu (12/4/2020).

"Dia juga ingin berterima kasih kepada semua orang di Rumah Sakit St Thomas atas perawatan brilian yang ia telah terima, " jelas Kantor PM Inggris.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved