Sabtu, 30 Agustus 2025

Krisis Myanmar

Jadi Korban Penembakan Polisi Saat Demo, Wanita Myanmar Ini Meninggal Setelah 10 Hari Dirawat

Seorang pengunjuk rasa wanita di Myanmar yang ditembak di kepala minggu lalu ketika polisi membubarkan kerumunan tewas pada hari ini Jumat (19/2/2021)

STR/AFP
Sebuah kendaraan polisi menembakkan meriam air untuk membubarkan pengunjuk rasa selama demonstrasi menentang kudeta militer di Naypyidaw pada 8 Februari 2021 

Diketahui sebelumnya tentara Myanmar merebut kembali kekuasaan setelah menuduh adanya kecurangan dalam pemilu 8 November yang dimenangkan oleh Partai Liga Nasional untuk Demokrasi Suu Kyi.

Asosiasi Bantuan Myanmar untuk Tahanan Politik mengatakan, 521 orang telah ditahan hingga Kamis, dari mereka, 44 telah dibebaskan.

Para pengunjuk rasa telah menyerukan pengakuan pemilihan tahun lalu serta pembebasan Suu Kyi dan tahanan lainnya.

Suu Kyi, menghadapi tuduhan melanggar Undang-Undang Penanggulangan Bencana Alam serta tuduhan mengimpor enam radio walkie talkie secara ilegal.

Dia menghabiskan hampir 15 tahun di bawah tahanan rumah atas upayanya untuk membawa demokrasi dan memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 1991 untuk perjuangannya.

(Tribunnews.com/Faryyanida Putwiliani)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan