Breaking News:

India Akan Larang Semua Transaksi yang Gunakan Mata Uang Kripto

Pemerintah India memang sudah lama menginginkan larangan pada cryptocurrency dan bahkan sejumlah pejabat tingginya menyebut...

PEXELS/WORLDSPECTRUM/Kompas.com
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM, MUMBAI - Keputusan tegas dikeluarkan pemerintah India atas penggunaan komoditas Cryptocurrency atau mata uang kripto yang segera dilarang di India.

Negeri Bollywood ini bahkan tengah menggodok aturan yang akan diatur dalam sebuah peraturan perundang-undangan. Nantinya, aturan ini juga memberi sanksi berupa denda pada siapa pun yang melakukan transaksi perdagangan kripto.

Kabar ini bermula dari seorang pejabat senior pemerintah India yang menbocorkan RUU tersebut akan mengkriminalisasi kepemilikian, penambangan dan transfer aset kripto, seperti laporan laman Reuters, Senin (15/3/2021).

Baca juga: AS, India, Australia, Jepang Sepakat Kirim Satu Miliar Vaksin ke Seluruh Asia pada Akhir 2022

Pejabat ini menambahkan, dalam rancangan RUU sebelum disahkan, pemerintah India akan memberi waktu 6 bulan pada pemegang mata uang kripto untuk dilidikuidasi, setelah itu penalti akan diberikan pada mereka yang terkait dengan kepemilikan hingga penambangan.

Hal sebelumnya pernah diusulkan oleh panel pemerintah pada tahun 2019 lalu. Parlemen India menawarkan opsi hukuman penjara hingga 10 tahun pada masyarakat yang melakukan aktivitas penambangan, pemegang, penjual, transfer, menerbitkan atau berurusan dengan mata uang kripto.

Meski sedang jadi isu hangat ekonomi India, pejabat itu menolak mengomentari soal sanksi hukuman penjara yang akan diatur dalan RUU baru itu, dia hanya mengatakan diskusi terkait aturan sudah dalam memasuki tahap akhir.

Pejabat itu menambahkan keyakinan RUU sepertinya akan berjalan mulus untuk disahkan. Sebab, pemerintah melalui Perdana Menteri Narendra Modi memegang suara mayoritas di parlemen India.

Baca juga: Waspadai Praktik Pom-pom Koin di Pasar Kripto

Kendati demikian Kementerian Keuangan India belum merespon lebih lanjut permintaan adanya RUU pelarangan mata uang kripto tersebut.

Sebagai informasi, bila RUU ini disahkan, India akan jadi negara dengan ekonomi terbesar dunia pertama yang meski melarang perdagangan cryptocurrency yang dinyatakan illegal.

Halaman
12
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved