Breaking News:

Krisis Myanmar

Seorang Polisi Myanmar Dilaporkan Tewas dalam Aksi Protes Anti-Kudeta Militer

Satu polisi Myanmar tewas dan tiga terluka selama menghadapi aksi protes anti kudeta militer, Minggu (14/3/2021).

Mladen ANTONOV / AFP
Para migran Myanmar di Thailand menunjukkan salam tiga jari dan foto pemimpin sipil Myanmar Aung San Suu Kyi yang ditahan pada sebuah protes terhadap kudeta militer di negara asal mereka, di depan gedung ESCAP PBB di Bangkok pada 22 Februari 2021. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, BANGKOK - Satu polisi Myanmar tewas dan tiga terluka selama menghadapi aksi protes anti kudeta militer, Minggu (14/3/2021).

Hal itu dilaporkan televisi pemerintahan Junta Militer MRTV, seperti dilansir Reuters, Senin (15/3/2021).

MRTV mengatakan polisi yang terluka berada di Bago, Myanmar tengah.

Dalam laporan tersebut pengunjuk rasa dituding melempar batu dan menggunakan ketapel.

Baca juga: 14 Demonstran Anti Kudeta Militer Tewas Ditembak Polisi Myanmar di Distrik Yangon

Dikatakan Letnan Kyaw Naing Oo meninggal karena luka di dada.

Sampai hari ini, militer tmengatakan hanya satu polisi meninggal dunia akibat gelombang aksi protes.

Sementara lebih dari 80 demonstran tewas oleh pasukan keamanan.

14 Demonstran Anti Kudeta Militer Tewas

Dilansir Reuters, Senin (15/3/2021), tindakan aparat keamanan Myanmar menewaskan sedikitnya 14 demonstran di distrik Hlaingthaya, Yangon, Minggu (14/3/2021).

Halaman
1234
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved