Kamis, 4 Juni 2026

RI Bidik Kerja Sama Pembangunan Perumahan Terjangkau di Provinsi Kusumu Kenya

Indonesia menyatakan kesiapan untuk mendukung program pembangunan perumahan terjangkau di Kisumu.

Tayang:
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Hasanudin Aco
Dok KBRI Nairobi
Duta Besar Indonesia (Dubes RI) Nairobi, Hery Saripudin melakukan pertemuan dengan Gubernur Kisumu, Anyang’ Nyong’o di kantor Gubernur pada Selasa (16/3/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, KISUMU -  Duta Besar Indonesia (Dubes RI) Nairobi, Hery Saripudin melakukan pertemuan dengan Gubernur Kisumu, Anyang’ Nyong’o di kantor Gubernur pada Selasa (16/3/2021).

Lewat keterangan tertulis, Jumat, Dubes Hery menyampaikan bahwa pertemuan tersebut untuk membahas kerja sama pembangunan perumahan terjangkau.

Indonesia menyatakan kesiapan untuk mendukung program pembangunan perumahan terjangkau di Kisumu.

“Indonesia memiliki sejumlah BUMN yang bergerak di bidang konstruksi dan telah berpengalaman menggarap proyek rumah murah, termasuk di Afrika,” ujar Dubes Hery, Jumat (19/3/2021).

Baca juga: RI Siap Dukung Proyek Ambisius Afrika Timur Lewat Diplomasi Infrastruktur dengan Kenya

Dubes Hery menyampaikan bahwa Gubernur Nyong’o menyambut baik usulan kerja sama ini.

Disebutkan bahwa program pembangunan perumahan terjangkau adalah salah satu fokus pemerintah Kenya.

Pembangunan perumahan merupakan bagian dari sebuah program urban renewal yang sedang giat dijalankan.

Saat ini, masih terdapat banyak permukiman informal di Kisumu yang masih perlu ditata kembali.

Dubes Hery mengatakan pengalaman BUMN RI dalam menjalankan proyek di Afrika juga menjadi poin yang menarik bagi Nyong’o. 

Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kisumu sedang gencar melakukan penataan kota.

Berbagai proyek dijalankan, seperti pelebaran jalur pejalan kaki, penataan kios dan perumahan tanpa izin, dan pembersihan area kota.

"Saat ini Kisumu menjadi salah satu kota yang paling bersih dan tertata di Kenya," ujarnya.

Selain membahas mengenai peluang kerja sama pembangunan perumahan terjangkau, terdapat beberapa peluang kerja sama lainnya yang turut dibahas, seperti beasiswa dan pengembangan kapasitas dalam pemanfaatan eceng gondok.

Mengenai beasiswa, Dubes Hery menawarkan kepada pelajar Kisumu agar dapat turut melanjutkan studi di Indonesia.

Hery menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia membuka beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa dari negara-negara berkembang, termasuk Kenya, untuk melakukan studi, dari jenjang sarjana hingga doktoral di Indonesia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved