Breaking News:

Menhan Indonesia dan Jepang Sepakat Menentang Upaya Sepihak China

Dalam kesepakatan kedua negara tersebut, terungkap kesepakatan menentang keras UU Polisi Maritim China yang dibuat sepihak oleh Negeri Tirai Besi.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Menhan RI, Prabowo Subianto (kiri) dan Menhan Jepang, Nobuo Kishi (kanan) 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Jepang Nobuo Kishi sepakat untuk menentang upaya sepihak China menguasai Laut China Selatan dan Laut China Timur.

"Kami setuju untuk mengirim pesan yang sangat menentang upaya sepihak China untuk mengubah status quo dan tindakan meningkatkan ketegangan dengan China," ungkap Menteri Pertahanan Jepang, Nobuo Kishi, Minggu (28/3/2021).

Menteri Pertahanan Nobuo Kishi bertemu dengan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto di Tokyo secara langsung untuk menyampaikan kekhawatiran serius tentang Undang-Undang Polisi Maritim China, yang mulai berlaku bulan Februari 2021, dan setuju untuk memperkuat kerja sama pertahanan.

"UU Polisi Maritim tidak boleh merongrong kepentingan sah negara-negara terkait, termasuk Jepang dan Indonesia," kata Menteri Nobuo Kishi.

Suasana pertemuan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dengan Menteri Pertahanan Jepang, Nobuo Kishi, Minggu (28/3/2021) di Tokyo.
Suasana pertemuan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dengan Menteri Pertahanan Jepang, Nobuo Kishi, Minggu (28/3/2021) di Tokyo. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Oleh karena itulah dalam kesepakatan kedua negara tersebut, terungkap kesepakatan menentang keras UU Polisi Maritim China yang dibuat sepihak oleh Negeri Tirai Besi tersebut.

"Kami juga sepakat untuk berlatih bersama di Laut Cina Selatan dan bekerja sama di bidang alutsista dan teknologi," tambah Menteri Kishi.

Pertemuan Praowo dan Nobuo Kishi adalah pertemuan antara menteri pertahanan saja.

Baca juga: Ketika Prabowo dengan Sabar Menunggu Hasil Tes PCR Bawahannya di Bandara Haneda Tokyo Jepang

Baca juga: Kesulitan Keuangan akibat Covid-19, Japan Railways akan Dapat Bantuan Dana dari Pemerintah Jepang

Sedangkan pertemuan 2+2 antara menteri pertahanan dan menteri luar negeri kedua negara akan dilaksanakan Selasa (30/1/2021) besok.

Menhan Prabowo akan kembali ke Indonesia tanggal 31 Maret 2021 setelah sebelumnya melakukan perjalanan dinas ke Rusia dan berbagai negara Eropa lainnya dengan pesawat private jet Garuda Indonesia membawa serta 21 stafnya.

Selama pertemuan dengan Menteri Nobuo Kishi, tidak ada jabat tangan sebagai bagian dari antisipasi pandemi Covid-19. Keduanya hanya saling membungkuk tanda menghargai satu sama lain.

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto ke luar dari bandara private jet di Haneda International Airport, Sabtu (27/3/2021) sore.
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto ke luar dari bandara private jet di Haneda International Airport, Sabtu (27/3/2021) sore. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

"Sudah setahun tiga bulan sejak kita melakukan pertemuan tatap muka dengan Indonesia. Sedangkan Indonesia adalah mitra strategis yang berbagi nilai-nilai dasar seperti kebebasan, demokrasi, dan aturan hukum sebagai Kementerian Pertahanan dan Pasukan Bela Diri," kata Menteri Nobuo Kishi kepada wartawan usai pertemuan.

"Saya ingin mempromosikan kerja sama pertahanan lebih lanjut dan pertukaran dengan Indonesia lebih erat lagi," ujarnya.

Sementara itu telah terbit buku baru "Rahasia Ninja di Jepang" berisi kehidupan nyata ninja di Jepang yang penuh misteri, mistik, ilmu beladiri luar biasa dan tak disangka adanya penguasaan ilmu hitam juga. informasi lebih lanjut ke: info@ninjaindonesia.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved