Selasa, 14 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

China Bantah Memasok Senjata ke Iran, Peringatkan AS soal Blokade Selat Hormuz

China bantah tuduhan AS yang sebut memasok senjata ke Iran. Selain itu, China memperingatkan konsekuensi blokade terhadap Selat Hormuz.

Ringkasan Berita:
  • China membantah tuduhan Amerika Serikat soal pengiriman senjata ke Iran dan menyebutnya sebagai fitnah tanpa dasar.
  • Juru bicara Kemenlu China menegaskan negaranya menjalankan kontrol ketat ekspor militer sesuai hukum internasional.
  • Presiden AS Donald Trump justru mengancam blokade pelabuhan Iran dan tarif tinggi bagi pihak yang memasok senjata ke Iran.
  • China mengingatkan agar konflik diselesaikan secara diplomatik dan menolak langkah seperti blokade Selat Hormuz.

TRIBUNNEWS.COM - China membantah laporan mereka telah memasok senjata ke Iran atau berniat untuk melakukannya sebagai rekayasa tanpa dasar setelah beberapa media memberitakan informasi tersebut dengan mengutip sumber intelijen Amerika Serikat (AS).

"China selalu mengadopsi sikap hati-hati dan bertanggung jawab terhadap ekspor peralatan militer dan telah menerapkan kontrol ketat sesuai dengan hukum dan peraturan terkait kontrol ekspor dan kewajiban internasionalnya," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, Senin (13/4/2026).

"Kami menolak fitnah yang tidak berdasar," lanjutnya.

China menyatakan harapan bahwa kegagalan pembicaraan antara Washington dan Teheran di Pakistan tidak akan menyebabkan pecahnya kembali perang di Timur Tengah.

"Tiongkok berharap pihak-pihak terkait akan mematuhi perjanjian gencatan senjata sementara, terus menyelesaikan perbedaan melalui cara politik dan diplomatik, menghindari berkobarnya kembali perang, dan menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi kembalinya perdamaian dan ketenangan secepatnya," katanya, dikutip dari Kementerian Luar Negeri China.

Trump: AS akan Blokade Selat Hormuz

Sebelumnya pada hari Senin, Presiden AS Donald Trump mengatakan Washington akan memberlakukan blokade terhadap pengiriman barang di pelabuhan Iran mulai Senin pagi waktu bagian timur, sementara Gedung Putih mengumumkan semua opsi terbuka terkait Iran.

"Amerika Serikat akan memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal yang masuk atau keluar dari pelabuhan Iran pada tanggal 13 April pukul 10.00 pagi Waktu Bagian Timur. Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini!" tulis Trump di akun Truth Social, Minggu (12/4/2026).

Menanggapi ancaman Trump, Menteri Luar Negeri China juga menyatakan memblokade Selat Hormuz tidak sesuai dengan kepentingan bersama komunitas internasional, seperti diberitakan Al Arabiya.

Ancaman Trump disampaikan setelah delegasi AS dan Iran gagal mencapai kesepakatan dalam pertemuan di Islamabad, Pakistan pada hari Sabtu, 11 April 2026.

Baca juga: AS Blokade Pelabuhan, Militer Iran Sebut Ilegal dan Contoh Pembajakan, Singgung Kendali Selat Hormuz

Trump Tuduh China Kirim Senjata ke Iran

Sebelumnya, New York Times dan CNN melaporkan pekan lalu bahwa China sedang bersiap untuk mengirimkan sistem pertahanan udara baru ke Iran, mengutip sumber yang mengetahui penilaian intelijen AS.

Menurut kedua laporan tersebut, senjata tersebut termasuk rudal anti-pesawat yang ditembakkan dari bahu, serupa dengan perangkat yang menurut Presiden Donald Trump digunakan Iran untuk menembak jatuh jet tempur F-15 pada awal April lalu.

Pada hari Minggu, Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif 50 persen pada China, setelah muncul laporan bahwa Beijing sedang bersiap untuk mengirimkan sistem pertahanan udara baru ke Iran.

“Saya mendengar laporan berita tentang China yang memberikan [Iran] rudal bahu... yang disebut rudal bahu, rudal anti-pesawat. Saya ragu mereka akan melakukan itu... tetapi jika kita menangkap mereka melakukan itu, mereka akan dikenakan tarif 50 persen, yang merupakan jumlah yang mengejutkan — itu jumlah yang mengejutkan,” kata Trump melalui telepon kepada Fox News, Minggu (12/4/2026).

Komentar Trump menanggapi pertanyaan tentang apakah ancaman tarif sebelumnya terhadap negara-negara yang terbukti memasok peralatan militer ke Iran juga akan berlaku untuk China.

Sehari sebelumnya, ketika ditanya oleh wartawan tentang laporan China mengirimkan senjata, Trump mengatakan, "Jika China melakukan itu, China akan menghadapi masalah besar, oke?"

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved