Breaking News:

Drone Kamikaze Zala Lancet Rusia Sukses Hantam Target Teroris di Suriah

Drone, yang telah digunakan di Suriah selama beberapa tahun, telah menjadi kendaraan udara tak berawak (UAV) militer Rusia yang efektif.

Kalashnikov Group
Drone Zala Lancet 1 ini yang turut dikerahkan di perang Suriah sejak dua tahun lalu. Drone kamikaze ini dianggap sangat efektif menggempur sasaran seacara senyap. 

Selain itu, drone telah dirancang untuk memberikan video dan citra real-time ke stasiun kendali. Kendaraan udara mencakup modul intelijen, navigasi dan komunikasi.

Drone Zala Lancet diumumkan pertama kali pada akhir Juni 2019 di pameran Russian Army Expo. Saat itu uji coba pengembangan sudah selesai.

Pertama kali drone penyerang Lancet berhasil diluncurkan militer Rusia di Suriah yang menargetkan sasaran kelompok militan Idlib pada November 2020.

Dari situs Zeta Aero diperoleh data ringkas spesifikasi drone Zala Lancet 1 yang dilengkapi beberapa sistem bidik: sistem koordinat, elektro-optik, dan gabungan.

Kendaraan tak berawak juga memiliki saluran komunikasi video yang menyiarkan gambar target untuk mengonfirmasi keterlibatan target.

Zala Lancet 1 mampu menjangkau target di jarak 40 kilometer dari titik peluncurannya. Berat pesawat saat lepas landas maksimal 12 kilogram.

Selain itu, UAV ini dapat mengirimkan video, yang memungkinkan untuk mengonfirmasi keterlibatan target yang berhasil.

UAV Zala Lancet diyakini secara signifikan meningkatkan keamanan nasional negara Rusia, dan memiliki potensi ekspor yang signifikan.(Tribunnews.com/AMN/xna)

Editor: Setya Krisna Sumarga
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved