Breaking News:

Polisi Amerika Telah Bunuh 4 Orang Tepat Sebelum dan Sesudah Putusan Kasus Pembunuhan George Floyd

Polisi AS membunuh empat orang dalam waktu 24 jam saat juri mencapai putusan dalam kasus Derek Chauvin.

Jeff Dean / AFP
Orang-orang memegang tanda saat mereka berkumpul untuk berjaga di Columbus, Ohio pada tanggal 21 April 2021 untuk mengenang Ma'Khia Bryant, 16 tahun, yang ditembak dan dibunuh oleh petugas Departemen Kepolisian Columbus. Polisi AS membunuh empat orang dalam waktu 24 jam saat juri mencapai putusan dalam kasus Derek Chauvin. 

TRIBUNNEWS.COM - Sejak juri mencapai putusan yang menyatakan mantan polisi Minneapolis, Derek Chauvin, bersalah karena membunuh George Floyd pada hari Selasa (20/4/2021), empat orang telah tewas dalam insiden yang melibatkan petugas polisi di sepanjang negeri.

Sementara Amerika menunggu putusan dibacakan pada Selasa sore, seorang polisi di Columbus, Ohio, menembak dan membunuh remaja berusia 16 tahun, Ma'Khia Bryant, Insider melaporkan.

Polisi di San Antonio, Texas juga terlibat dalam kematian satu orang pada Selasa malam.

Kepala Polisi San Antonio, William McManus, mengatakan kepada organisasi berita lokal KSAT bahwa petugas menembaki seorang pria bersenjata di daerah tersebut.

Tidak jelas bagaimana pria bersenjata itu tewas.

Baca juga: Buntut Kasus Pembunuhan George Floyd, Presiden AS Joe Biden Desak Reformasi Kepolisian

Baca juga: Sidang Derek Chauvin, Saudara Laki-laki George Floyd Ceritakan Perasaannya ketika Persidangan

Seorang wanita berbicara dengan megafon saat orang-orang berkumpul untuk berjaga di Columbus, Ohio pada 21 April 2021 untuk mengenang Ma'Khia Bryant, 16, remaja yang ditembak dan dibunuh oleh petugas Departemen Kepolisian Columbus
Seorang wanita berbicara dengan megafon saat orang-orang berkumpul untuk berjaga di Columbus, Ohio pada 21 April 2021 untuk mengenang Ma'Khia Bryant, 16, remaja yang ditembak dan dibunuh oleh petugas Departemen Kepolisian Columbus (Jeff Dean / AFP)

Pada Rabu (21/4/2021) pagi di Pasquotank County, Kantor Sheriff Carolina Utara mengatakan seorang petugas telah menembak mati seseorang saat menjalankan perintah penggeledahan.

Juga pada Rabu pagi, di California, Departemen Kepolisian Escondido mengatakan seorang petugas menembak seorang pria yang tak lama kemudian meninggal di rumah sakit.

Kasus penembakan yang melibatkan empat petugas polisi ini masih dalam penyelidikan, tetapi kasus ini menunjukkan seberapa luas pembunuhan oleh polisi yang terus terjadi di AS.

Basis data New York Times juga menunjukkan polisi terlibat dalam rata-rata lebih dari tiga pembunuhan per hari selama proses persidangan Chauvin, yang dimulai pada 29 Maret lalu.

Polisi AS biasanya menembak mati hampir 1.000 orang setiap tahun, menurut database Mapping Police Violence.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved