Breaking News:

Kawah Minamidake di Sakurajima Kagoshima Jepang Meletus Minggu Dini Hari

Letusan eksplosif terjadi di kawah puncak Minamidake Sakurajima di Kota Kagoshima sekitar pukul 01.09 pada tanggal 25 April.

NHK
Kawah Minamidake di Sakurajima Kagoshima Jepang yang meletus, Minggu (25/4/2021) pagi. 

Saat ini, terjadi letusan eksplosif di kawah Showa, dan batu vulkanik besar yang tersebar di lintasan mencapai stasiun ke-3, dan tingkat peringatan letusan dinaikkan dari level 2 ke level 3.

Dulu, Sakurajima pernah meletus di dua kawah di dekat puncak.

Di kawah puncak Minamidake aktivitas letusan aktif berlanjut dari tahun 1955-an hingga tahun 1960-an, dan bom vulkanik terbang ke pemukiman penduduk di kaki gunung sehingga menimbulkan kerusakan seperti kerusakan bangunan dan mobil.

Pada November 1986, sebuah bom vulkanik berdiameter sekitar 2 meter dan berat sekitar 5 ton jatuh di gedung hotel di tempat yang sekarang bernama Furusato-cho, Kota Kagoshima, sekitar 3 kilometer dari kawah.

Bom vulkanik menerobos atap dan lantai beton dan mencapai ruang bawah tanah gedung, dan total enam tamu dan karyawan terluka akibat puing-puing bangunan.

Dalam letusan eksplosif pada 4 Juni tahun lalu, sebuah bom vulkanik besar terbang di dekat desa Kota Higashi Sakurajima, sekitar 3 km barat daya kawah.

Baca juga: Dua Per Tiga dari 76 Institusi Medis di Jepang Menggunakan Masker Secara Berulang

Dan melampaui tingkat peringatan letusan tingkat 5 yang menyerukan letusan, tetapi Badan Meteorologi Jepang mengatakan hal ini tidak dapat dipastikan dengan pengamatan segera setelahnya, dan tingkat peringatan letusan tetap di 3.

Setelah itu, Badan Meteorologi Jepang memasang kamera baru dan memperkuat sistem observasi.

Di sisi lain, di Kawah Showa dekat stasiun ke-8 di lereng timur Minamidake, aktivitas letusan sangat kecil dimulai pada tahun 2006.

Pada letusan 18 Agustus 2013, ketinggian letusan mencapai 5.000 meter dari kawah.

Pada bulan Agustus 2015, gempa vulkanik melebihi 1000 kali sehari di Sakurajima, dan pergerakan tanah yang cepat yang menunjukkan perluasan gunung diamati, sehingga Badan Meteorologi Jepang menunjukkan peringatan evakuasi meningkatkan ke level 4.

Halaman
1234
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved