Breaking News:

Setelah 8 Tahun, Produsen Mayones di Jepang Naikkan Harga hingga 20 Persen

Kewpie akan menaikkan harga produk utamanya, mayones, sejak pengiriman 1 Juli. Ini merupakan kenaikan harga pertama dalam delapan tahun sejak 2013.

Foto Asahi
Pabrik Kewpie yang sedang memproduksi mayones. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kewpie Corp., pembuat makanan, khususnya produsen mayones dunia, mengumumkan akan menaikkan harga produk utamanya, mayones, hingga 10 persen mulai Juli 2021.

Kenaikan harga ini dipicu dengan naiknya harga minyak goreng, yang merupakan bahan utama produk mayones.

Menurut pengumuman tersebut, Selasa (27/4/2021), Kewpie akan menaikkan harga produk utamanya, mayones, sejak pengiriman 1 Juli.

Ini merupakan kenaikan harga pertama dalam delapan tahun sejak 2013.

Kenaikan harga sekitar 2 persen hingga 10 persen untuk mayones dan sekitar 2 persen hingga 4 persen untuk produk dengan setengah kalori.

Kenaikan harga bervariasi tergantung ukuran produk dan jumlah minyak goreng yang digunakan, namun harga 450 gram mayones yang merupakan produk khas berkisar antara 378 yen hingga 402 yen termasuk pajak.

Baca juga: Tak Ditunjuk Jadi Anggota Dewan Sains, 6 Peneliti Jepang Minta Penjelasan dari Kantor Kabinet

"Selain itu, kami akan menaikkan harga produk komersial untuk grosir ke produsen makanan sekitar 2 persen hingga 10 persen dari pengiriman pada 1 Juli," ungkapnya.

Harga kedelai, yang merupakan bahan baku minyak goreng, naik karena meningkatnya permintaan di China dan cuaca yang tidak menentu di daerah-daerah produksi utama.

Produsen makanan utama dalam negeri juga berencana menaikkan harga minyak goreng, yang dinaikkan pada bulan April, kembali pada bulan Juni.

Kenaikan harga bahan mentah internasional menyebar ke harga produk-produk yang sudah terkenal.

Sementara itu Forum bisnis WNI di Jepang baru saja meluncurkan masih pre-open Belanja Online di TokoBBB.com yang akan digunakan sebagai tempat belanja para WNI dan orang Jepang yang ada di Jepang. Info lengkap lewat email: bbb@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved