Virus Corona
Sejak Januari 2021 Jumlah Warga Jepang yang Terpapar Covid-19 Melebihi 6.000 Orang
Pada tanggal 7 Mei 2021, jumlah tertinggi orang yang terinfeksi dikonfirmasi di seluruh tempat di Jepang, melebihi 6.000 orang.
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Jumlah orang yang terinfeksi virus corona secara nasional di Jepang telah melebihi 6.000 untuk pertama kalinya dalam tiga setengah bulan sejak Januari 2021.
Pada tanggal 7 Mei 2021, jumlah tertinggi orang yang terinfeksi dikonfirmasi di seluruh tempat di Jepang, melebihi 6.000 orang.
Masing-masing tercatat 472 orang di Prefektur Fukuoka dan 443 orang di Prefektur Aichi, di mana keadaan darurat diberlakukan.
Selain itu, Prefektur Gifu sebanyak 130 orang dan Prefektur Okayama 129 orang, jumlah tertinggi yang pernah ada.
Selain itu, 1.005 infeksi baru dikonfirmasi di Osaka dan 907 di Tokyo, Jumat (7/5/2021).
Baca juga: BREAKING NEWS Update Corona Indonesia 7 Mei 2021: Tambah 6.327 Kasus, Total 1.703.632 Positif
Dengan demikian jumlah orang yang terinfeksi secara nasional telah meningkat menjadi 6.030, melebihi 6.000 untuk pertama kalinya dalam tiga setengah bulan terakhir ini.
Selain itu, jumlah korban meninggal telah mencapai 118 orang, jumlah tertinggi sejak Februari 2021, dan situasinya masih serius hingga kini.
Sementara itu upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang nantinya. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/peta-penyebaran-virus-corona-di-jepang-8-mei.jpg)