Breaking News:

Baru Dibebaskan 3 Bulan Lalu, Aktivis Hak-Hak Perempuan Terkemuka di Arab Saudi Diinterogasi

Aktivis tersebut dibebaskan dari penjara pada 10 Februari 2021 setelah 1001 hari ditahan, termasuk kurungan isolasi dan tuduhan telah disiksa

AP
Aktivis wanita Arab Saudi, Loujain al-Hathloul di Den Haag, Belanda pada 2017 

TRIBUNNEWS.COM, RIYADH -- Loujain al-Hathloul, aktivis hak-hak perempuan terkemuka Arab Saudi dipanggil pihak keamanan untuk untuk diinterogasi.

Loujain sendiri baru tiga bulan lalu dibebaskan dari penjara.

Alia al-Hathloul, yang tinggal di pengasingan di Eropa, membenarkan kepada The Associated Press (AP), saudara perempuannya diminta untuk melapor.

Dilansir AP, dia harus datang ke Kantor Direktorat Jenderal Investigasi Kementerian Dalam Negeri, atau "mabaheth", di ibu kota, Riyadh.

Dia pertama kali mengumumkan di Twitter.

Tidak segera jelas mengapa Loujain al-Hathloul dipanggil.

Aktivis tersebut dibebaskan dari penjara pada 10 Februari 2021 setelah 1001 hari ditahan, termasuk kurungan isolasi dan tuduhan telah disiksa.

Baca juga: BREAKING NEWS: Arab Saudi Pastikan akan Gelar Ibadah Haji Tahun 2021 dengan Kondisi Khusus

Dia diadili dan dinyatakan bersalah pada Desember 2018 oleh pengadilan anti-terorisme atas tuduhan terkait dengan aktivismenya.

Dia menjadi paling menonjol di Arab Saudi yang mendorong hak perempuan yang lebih besar dan hak perempuan untuk mengendarai mobil sebelum larangan dicabut pada pertengahan 2018.

Persyaratan pembebasannya dari penjara termasuk larangan perjalanan lima tahun dan tiga tahun masa percobaan.

Halaman
1234
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved