Breaking News:

Virus Corona

Jamur Hitam Ada Dalam Tubuh Pasien Covid-19 Di India, Bahayakah?

Infeksi jamur yang dikenal sebagai Mucormycosis, dalam bahasa sehari-hari disebut sebagai 'jamur hitam' saat ini relatif sering terdeteksi diantara pa

freepik.com
Ilustrasi Covid-19. 

TRIBUNNEWS.COM, NEW DELHI - Infeksi jamur yang dikenal sebagai Mucormycosis, dalam bahasa sehari-hari disebut sebagai 'jamur hitam' saat ini relatif sering terdeteksi diantara pasien virus corona (Covid-19) di beberapa negara bagian di India.

Penyakit ini memang jarang ditemukan namun bisa menjadi kasus yang serius.

Jamur hitam ini sering bermanifestasi di kulit, namun dapat ditemukan pula menyerang dua organ tubuh lainnya yakni paru-paru serta otak.

Terdeteksinya sejumlah kasus Mucormycosis di New Delhi, Maharashtra dan Gujarat, mendorong para ahli yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 nasional India pada Minggu kemarin mengeluarkan peringatan berbasis bukti tentang penyakit tersebut.

Lalu apa itu Mucormycosis?

Dikutip dari laman The Indian Express, Senin (10/5/2021), Mucormycosis yang biasa disebut sebagai jamur hitam merupakan infeksi jamur yang disebabkan oleh sejenis jamur yang disebut Mucormycetes, yang banyak terdapat di lingkungan sekitar.

Jamur hitam ini terutama dapat berpengaruh pada orang yang sebelumnya telah memiliki masalah kesehatan atau mengkonsumsi obat yang menurunkan imun tubuh dalam melawan kuman maupun penyakit.

Gejala apa yang dapat ditimbulkan Mucormycosis ini?

Saat seseorang mengalami infeksi jamur ini, maka mereka akan merasa sakit dan muncul tanda kemerahan di sekitar area mata maupun hidung.

Tidak hanya itu, gejala lainnya yang menyertai adalah demam, sakit kepala, batuk, sesak napas, muntah berdarah, dan perubahan status mental.

Halaman
12
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved