Breaking News:

Kapal AS Tembakkan 30 Tembakan Peringatan ke Kapal Iran di Selat Hormuz

Kapal Amerika Serikat (AS) melepaskan 30 tembakan peringatan ke belasan  kapal serbu cepat Angkatan Laut Iran yang mendekati kapal selam Angkatan Laut

AFP
Kapal-kapal Amerika Serikat di perairan Laut China Selatan, berdekatan dengan teluk Filipina. 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON — Kapal Amerika Serikat (AS) melepaskan 30 tembakan peringatan ke belasan  kapal serbu cepat Angkatan Laut Iran yang mendekati kapal selam Angkatan Laut AS dan kapal lain yang mendampinginya di Selat Hormuz.

Hal itu disampaikan Pentagon seperti dilansir AFP dan Reuters, Selasa (11/5/2021)..

“Dalam insiden kedua yang terjadi dalam dua pekan terakhir, 13 kapal Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran mendekati tujuh kapal AS dengan kecepatan tinggi. Belasan Kapal Iran ini berlayar dalam jarak 150 meter (140 meter) sebelum salah satu kapal AS melepaskan 30 tembakan dalam dua kali berondongan, sampai mereka pindah dan menjauh,” kata juru bicara Pentagon John Kirby.

"Sayangnya ganggungan oleh IRGC-N bukanlah fenomena baru," kata Kirby. IRGC-N merujuk pada Korps Garda Revolusi Islam Iran.

"Ini tidak aman, tidak profesional. Ini adalah tindakan yang dapat menyebabkan seseorang terluka, dan dapat menyebabkan kesalahan perhitungan nyata di sana di wilayah tersebut," katanya.

Ditanya apakah kapal AS diizinkan untuk menembak langsung ke kapal Iran dan menenggelamkan mereka, Kirby menolak untuk menjelaskan lebih lanjut.

Namun, dia menambahkan, "Mereka memiliki hak untuk membela diri dan mereka tahu cara menggunakannya."

Kirby menunjukkan bahwa tindakan agresif Iran di Selat Hormuz, di mana kapal-kapal memiliki sedikit ruang untuk bergerak.

Baca juga: Kazan, Kapal Selam Nuklir Terbaru Rusia yang Disebut Paling Mematikan

"Ini adalah perairan internasional dan tentu saja ketika Anda berada di selat, ada batas tertentu untuk kemampuan Anda untuk bermanuver," katanya.

"Ini adalah titik tersempit di wilayah tersebut. Jadi tidak signifikan bahwa perilaku berbahaya, tidak aman, dan tidak profesional semacam ini terjadi di sana."

Pada akhir April lalu, tiga pesawat serang cepat Iran memicu tembakan peringatan ketika mereka datang dalam jarak 68 meter dari dua kapal AS di perairan internasional di bagian utara Teluk, menurut Angkatan Laut AS. (AFP/Channel News Asia)

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved