Breaking News:

Virus Corona

Terjebak dengan Ratusan Juta Stok Tak Terjual, Produsen Masker AS Minta Bantuan Administrasi Biden

Produsen masker Amerika Serikat yang terburu-buru memproduksi masker selama setahun terakhir kini terjebak dengan ratusan juta stok yang tidak terjual

Freepik
Ilustrasi masker - Produsen masker Amerika Serikat yang terburu-buru memproduksi masker selama setahun terakhir kini terjebak dengan ratusan juta stok yang tidak terjual. 

TRIBUNNEWS.COM - Produsen masker Amerika Serikat yang terburu-buru memproduksi masker selama setahun terakhir kini terjebak dengan ratusan juta stok yang tidak terjual.

Melansir Al Jazeera, sebagian besar pembuat masker AS mungkin tidak akan selamat dari akhir pandemi virus corona.

China diketahui membanjiri pasar dengan menjual masker di bawah harga.

Situasi ini mendorong kelompok perdagangan yang mewakili 26 produsen kecil mengirim sepucuk surat kepada Presiden Joe Biden, Selasa (11/5/2021).

Baca juga: Jelang IdulFitri, Presiden Jokowi Tugaskan Kemenperin Distribusikan Masker ke Daerah

Baca juga: Hindari Razia, Wanita Ini Pakai Kresek Bening Sebagai Pengganti Masker

Ilustrasi masker -
Ilustrasi masker - Produsen masker Amerika Serikat yang terburu-buru memproduksi masker selama setahun terakhir kini terjebak dengan ratusan juta stok yang tidak terjual. (Freepik)

Produsen mengatakan lebih dari setengah produksi mereka akan dipaksa offline dalam 60 hari, jika mereka tidak segera mendapatkan bantuan federal, yang menelan biaya ribuan pekerjaan.

Mereka menyalahkan impor yang harganya murah, terutama dari China.

"Kami menulis kepada Anda dengan permintaan bantuan segera terhadap praktik perdagangan tidak adil oleh negara asing yang mengancam kelangsungan industri manufaktur masker APD domestik AS, serta upaya kesiapsiagaan pandemi AS di masa depan," tulis Asosiasi Produsen Masker Amerika.

Kelompok tersebut mengatakan bahwa mereka dapat memproduksi 3,7 miliar masker bedah dan lebih dari satu miliar masker N95 dengan perlindungan lebih tinggi setiap tahun.

Sekarang mereka menyimpan 260 juta masker bedah di gudang dan berjuang untuk menjualnya.

Mereka juga melaporkan, 20 juta masker N-95 lainnya juga ada di rak pabrik.

Halaman
123
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved