Breaking News:

Kecelakaan Kerja di Pabrik Nittetsu Jepang, 2 Karyawan Terpapar Radiasi Sinar-X

Karyawan itu bekerja dan terkena sinar-X karena suatu alasan, dan Kantor Inspeksi Standar Tenaga Kerja Himeji menyelidiki penyebab kecelakaan itu

Foto NHK
Pabrik Nittetsu (Nippon Steel) di Hyogo. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Dua karyawan mengalami kecelakaan kerja di Nittetsu pabrik baja di Kota Himeji, Prefektur Hyogo, Jepang, 29 Mei 2021.

Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang mengatakan sangat mungkin dosis paparan (exposure) sinar-x dua karyawan yang mengalami kecelakaan kerja tersebut sangat melebihi batas yang ditentukan oleh undang-undang.

Diketahui karyawan tersebut bekerja dan terkena sinar-X karena suatu alasan, dan Kantor Inspeksi Standar Tenaga Kerja Himeji menyelidiki penyebab kecelakaan itu. Demikian tulis kantor berita Jiji, Jumat (11/6/2021).

Polisi Prefektur Hyogo juga sedang menyelidiki dugaan cedera lalai dalam bisnis.

Menurut Nippon Steel (Nittetsu) dan Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan, pada 29 Mei lalu, kedua karyawan memeriksa alat pengukur ketebalan plating pada permukaan plat besi dengan sinar-X di ruang pengukuran di pabrik di daerah Hirohata dari Setouchi Works.

Baca juga: Pemerintah Jepang Klaim 20,3 Juta Penduduknya Sudah Divaksin Covid-19

Setelah pekerjaannya selesai, dia mengeluhkan kondisi fisik yang buruk, dan pemeriksaan di rumah sakit ternyata dia terkena radiasi.

Dosis paparan maksimum pekerja yang terlibat dalam pekerjaan radiasi adalah 50 milisievert per tahun dan 100 milisievert selama 5 tahun, yang diatur oleh undang-undang.

Dosis keduanya belum ditentukan, tetapi seorang pejabat kementerian mengatakan, "Ini bukan pada level 50 atau 100 tetapi sudah melebihi level tersebut. Cedera lalai dalam bisnis."

Sementara itu beasiswa dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved