Breaking News:

Pertama Kali Sejak 1987, 200 Karyawan JR East Akan Diliburkan 3 Bulan Gaji Tetap Terima

Sejak di privatisasi 1987, JR East untuk mulai 1 Juli 2021 selama 3 bulan akan meliburkan 200 karyawannya dari 1800 karyawan yang dimilikinya.

foto Richard Susilo
Shinkansen seri E-7 yang populer dipakai di Jepang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Sejak di privatisasi 1987, JR East untuk mulai 1 Juli 2021 selama 3 bulan akan meliburkan 200 karyawannya dari 1800 karyawan yang dimilikinya.

"Walaupun diliburkan 3 bulan, gaji mereka tetap terima tanpa pengurangan apa pun," ungkap sumber Tribunnews.com Rabu (16/6/2021).

Sekitar 200 orang per hari, dan jumlah karyawan yang bekerja di stasiun tidak termasuk, akan diliburkan selama 3 bulan mulai 1 Juli 2021  sampai dengan 30 September 2021.

Alasan cuti sementara adalah karena perusahaan telah mengurangi jumlah operasi akibat situasi bisnis yang parah yang disebabkan oleh virus corona baru, dan jumlah operasi yang terkait dengan Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo semakin berkurang.

Hal ini pertama kalinya JR East mengambil cuti sementara setelah privatisasi, dan perusahaan berencana membayar penuh gaji karyawan yang mengambil cuti selama periode ini dengan memanfaatkan beban perusahaan dan subsidi penyesuaian ketenagakerjaan nasional.

JR Central dan JR West juga mengambil cuti sementara juga sebagai efek dari virus corona baru menyebar.

Pengemudi dan kru berada di luar jangkauan, akan tetap masuk agar operasional tetap berjalan lancar.

JR East mengalami defisit 577,9 miliar yen tahun lalu dan menargetkan surplus tahun 2021 ini.

"Pihak Japan Raiways (JR) juga akan melakukan vaksinasi massal khusus bagi para karyawannya yang 1800 orang lebih itu dalam waktu dekat ini sehingga mereka dapat bekerja dengan aman dan nyaman diharapkan setelah di vaksinasi."

Sementara itu Beasiswa dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif dengan melalui zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang nantinya. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved