Breaking News:

Gangguan Transmisi Listrik, Perjalanan Kereta Api di Jalur Yamanote Jepang Terhenti 4 Jam

Pemadaman listrik dan panduan evakuasi untuk penumpang akhirnya dilakukan di Jalur Yamanote, Jalur Saikyo, Jalur Cepat Chuo, Jalur Chuo/Sobu.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Jalur kereta api di sekitar jalur Yamanote terhenti sekitar 4 jam karena listrik padam sekitar 4 jam, Minggu (20/6/2021). Kerusakan listrik kereta di sekitar stasiun Ebisu - Meguro jalur Yamanote. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kereta api JR East terpaksa berhenti beroperasi selama 4 jam akibat kerusakan transmisi listrik di gardu Shibuya di Shibuya-ku, Tokyo, Minggu (20/6/2021) malam.

"Ada kerusakan pada satu kabel di gardu induk dan menyebabkan kebocoran listrik. Hal itu dipulihkan saat fajar pada hari yang sama (20/6/2021), dan Jalur Yamanote beroperasi kembali secara normal dari kereta pertama," ungkap sumber Tribunnews.com, Senin (21/6/2021).

Menurut JR East, gangguan transmisi listrik terjadi pada malam tanggal 20 Juni.

Di gardu induk, sensor yang mendeteksi kebocoran listrik diaktifkan dan transmisi listrik terhenti.

Pemadaman listrik dan panduan evakuasi untuk penumpang akhirnya dilakukan di Jalur Yamanote, Jalur Saikyo, Jalur Cepat Chuo, Jalur Chuo/Sobu berhenti di setiap stasiun.

Para penumpang setelah sekitar 90 menit akhirnya diminta turun dan berjalan kaki menuju stasiun kereta api terdekat.

Baca juga: Pelatihan Transportasi untuk Pembukaan Olimpiade Jepang Libatkan 140 Bus

Diperkirakan kerusakan tersebut seperti biasanya karena gigitan burung atau tikus yang berada di sekitarnya pada gardu listrik tersebut sehingga merusak jaringan listrik kereta api.

Jaringan kabel ini sempat diperiksa Agustus lalu, tidak ada kelainan dan tidak ada bukti penyusupan dari luar, sehingga belum diketahui penyebab kerusakannya.

JR East akan melanjutkan penyelidikan penyebabnya, dengan mengatakan bahwa "tidak ada kerusakan buatan yang diamati", dan akan memeriksa jenis kabel yang sama di 14 gardu induk yang ada di Tokyo.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang) dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved