Virus Corona
Kematian Jaringan Tulang, Komplikasi Baru Pasca Covid yang Ditemukan di India
AVN adalah kondisi menyakitkan yang mempengaruhi sendi pinggul dan tulang paha pada pasien Covid-19.
Pengobatan ini pun akan berlanjut selama dua sampai tiga tahun.
Sebelumnya, setidaknya 19 kasus Avascular Necrosis (AVN) atau kematian jaringan tulang pasca pulih dari virus corona (Covid-19) telah terdeteksi di sebuah rumah sakit di kota Mumbai, negara bagian Maharashtra, India.
Semua pasien AVN yang berusia di bawah 40 tahun telah dirawat di rumah sakit setempat.
Mereka mengembangkan gejala penyakit itu hanya dalam waktu dua bulan setelah pulih dari Covid-19.
Dikutip dari laman Sputnik News, Senin (5/7/2021), Kepala Medis di Rumah Sakit Hinduja Mumbai, Dr Sanjay Agarwala telah memperingatkan bahwa akan ada lebih banyak kasus AVN yang muncul dalam beberapa bulan ke depan.
"Avascular Necrosis adalah kematian tulang yang terlokalisir karena cedera lokal, efek samping obat, atau penyakit. Ini merupakan kondisi serius karena area tulang yang mati ini tidak berfungsi secara normal, melemah, dan bisa kolaps. Pinggul adalah sendi yang paling sering terkena Avascular Necrosis, diikuti lutut, bahu, pergelangan kaki, siku, dan pergelangan tangan," kata Dr Agarwala.
Sementara itu, Dr Mayank Vijayvargiya dari Rumah Sakit Hinduja mengatakan bahwa pasien Covid-19 yang telah lama menggunakan steroid memiliki risiko mengalami kondisi seperti itu.
"Seorang pasien Covid-19 yang telah menggunakan steroid dan mengalami rasa sakit di sekitar pinggul atau pahanya harus didiagnosis untuk kondisi tersebut. Kondisi ini dapat diobati tanpa operasi apapun jika didiagnosis pada tahap awal," kata Dr Vijayvargiya.
India yang telah mengalami lonjakan kasus Covid-19 pada April hingga Mei lalu, kini tengah menghadapi peningkatan kasus komplikasi pasca Covid-19 'yang jarang terjadi'.
Bulan lalu, ratusan kasus jamur hitam (Mucormycosis) dilaporkan menyerang kalangan orang dewasa maupun anak-anak di negara itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/vaksinasi-palsu.jpg)